Patungan Beli Sabu, Dua Pemuda Ini Diciduk Polisi

Kegemaran Hariono (41) dan Angga Prasetyo (27) menghisap sabu berujung sel tahanan. Kedua penggemar sabu itu diciduk Unit Reskrim Polsek KenjeranSura

Patungan Beli Sabu, Dua Pemuda Ini Diciduk Polisi
Surya/Fatkul Alamy
Andi Faisal, pengacara Dimas Kanjeng Taat Pribadi, bersama Arfan, digelandang ke Polrestabes Surabaya, Senin (31/10/2016). Keduanya terbukti pesta sabu di sebuah hotel di Surabaya, Kamis (27/10/2016). SURYA/FATKUL ALAMY 

TRIBUNJAMBI.COM- Kegemaran Hariono (41) dan Angga Prasetyo (27) menghisap sabu berujung sel tahanan.

Kedua penggemar sabu itu diciduk Unit Reskrim Polsek Kenjeran Surabya lantaran kedapatan membawa sabu.

Kedua pria asal Jl Kedinding Lor dan Jl Bronggalan Sawah Surabaya ini dibekuk saat petugas menggelar razia di ruas jalan aksesSuramadu, Rabu (20/9/2017) malam.

Kapolsek Kenjeran Surabaya, Kompol Cipto (tengah) menunjukan barang bukti sabu yang diamankan dari dua orang pria di akses jembatan Suramadu.
Kapolsek Kenjeran Surabaya, Kompol Cipto (tengah) menunjukan barang bukti sabu yang diamankan dari dua orang pria di akses jembatan Suramadu. ()

Kapolsek Kenjeran Surabaya, Kompol Cipto mengatakan, mereka berdua terjaring razia dan ketahuan membawa sabu.

Sabu yang dibawanya baru saja dibeli dari seorang pemasok dari Bangkalan.

Polisi yang sudah tahu ciri-cirinya pelaku, langsung melakukan penangkapan begitu Hariono dan Angga muncul di aksesSuramadu Surabaya.

"Kami mengamankan barang bukti tiga pAket sabu dengan berat 1,2 gram. Sabu itu baru saja diperoleh pelaku dan hendak dipaka bersama. Sabu tersbeut disimpan di kantong saku celana," kata Cipto, Kamis (21/9/2017).

Dari hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan, kata Cipto, pelaku megaku sabu biasa dibeli dengan cara patungan sebesar masing-masing Rp 300 ribu. Sabu dibeli dari seorang pemasok di Bangkalan.

"Kami masih melakukan pengembangan kasus ini. Apakah sabu itu dipakai sendiri atau akan dijual kembali ke pemesan. Pelaku sendiri sudah memsan sebanyak tiga kali ke pemasok," ucap Cipto.

Pelaku Hariono mengaku, memakai sabu lantaran untuk menunjang pekerjaannya sebagai pekerja bangunan. Dirinya membutuhkan tenaga ektra supaya tetap sehat dan giat bekerja.

"Saya tidak pakai sendi kok, biasanya pakai bersama dengan teman (Angga Prasetyo). pakainya biasa di rumah," beber Hariono.

Kini kedua pelaku, Hariono dan Angga Prasetyo mendekam di penjara Polsek Kenjeran Surabaya guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Tags
Sabu
pesta
Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved