Breaking News:

Kisah Traumatis Anak Jendral Achmad Yani Saksikan Bapaknya Dibunuh, Berubah Total dan Nyaris Gila

Amelia Yani, putri dari Achmad Yani, salah satu Pahlawan Revolusi, mengaku tidak pernah bisa melupakan kepedihan yang dialaminya pada 1 Oktober 1965.

kolase wikipedia
Amelia Yani (kiri), Jendral Achmad Yani (kanan) 

TRIBUNJAMBI.COM - Amelia Yani, putri dari Achmad Yani, salah satu Pahlawan Revolusi, mengaku tidak pernah bisa melupakan kepedihan yang dialaminya pada 1 Oktober 1965.

Ketika itu, dini hari, sekelompok tentara meluruk ke rumahnya di Jalan Lembang Nomor D 58, Jakarta Pusat.

Peristiwa itu berlangsung begitu cepat, mungkin tidak sampai setengah jam.

Sebuah waktu yang singkat namun mempengaruhi perjalanan hidupnya kemudian.

Dalam buku biografinya, Sepenggal Cerita Dari Dusun Bawuk, diterbitkan Pustaka Sinar Harapan (2002) Amelia menuliskan larik-larik kesaksiannya.

Aku melihat sesosok tubuh sedang diseret-seret tanpa belas kasihan.

Yang diseret adalah kedua kakinya; tangan, badan, dan kepala dibiarkan terseret-seret di lantai, berlumuran darah.

Jantungku bagaikan terloncat keluar.

Bapak! Itu Bapak, kata hatiku.

Ya Allah, itu Bapak.

Halaman
1234
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved