Usai Bunuh Istri, Aliani Taulambanua Lukai Diri Sendiri untuk Kelabui Polisi

Penyidik Satreskrim Polres Rohul menggelar Rekontruksi atau reka ulang penganiyaan hingga menyebabkan kematian seorang ibu muda di Kecamatan Kabun, be

TRIBUNJAMBI.COM, ROHUL - Penyidik Satreskrim Polres Rohul menggelar Rekontruksi atau reka ulang penganiyaan hingga menyebabkan kematian seorang ibu muda di Kecamatan Kabun, bernama Pelistia Giawa (23), Senin (18/9/2017).

Dalam perkara ini polisi sedikit kewalahan dalam mengungkap pelaku sebenarnya. Namun, setelah lakukan penyelidikan selama lebih kurang selama 4 bulan, akhirnya Penyidik Satreskrim Polres Rohul bersama Polsek Kabun serta Kejari Rohul menetapakan suami korban Aliani Taulambanua (27) sebagai tersangka tunggal dalam pembunuhan korban Felistia Giawa.

Sebelum ditetapkan tersangka, Aliani yang juga suami korban, sempat berusaha mengaburkan penyelidikan polisi dalam mengungkap perkara itu.

Bahkan pria ini terbilang pintar, karena saat kejadian tewasnya korban Felistia Giawa, di TKP, tersangka Aliani juga melukai dirinya dengan cara menusukkan senjata tajam ke dadanya sendiri, hingga dirinya kritis.

Penetapan tersangka ini sedikitnya dengan melakukan gelar perkara sebanyak 4 kali. Bahkan, bukan hanya Polisi dalam gelarkan perkara itu, pihak Kejaksaan yang dihadiri Kasi Pidum M. Adhy dan Kasubbagbin Junaidi, serta Jaksa Fungsional Riki turut dalam lakukan gelarkan perkara guna menetapkan tersangka pembunuhan.

Riki menjelaskan, Korban yang juga warga Simpang Kokar, Desa Aliantan ini ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah gubuk di kebun sawit warga setempat.

Selain korban tewas, Minggu (23/4/2017) sekitar pukul 13.00 WIB, di TKP juga ada suaminya Aliani Taulambanua (27) juga ditemukan dalam kondisi kritis karena mengalami luka tusukan senjata tajam di bagian dadanya.

"Dalam reka ulung tersebut sedikitnya ada 15 adegan yang diperankan oleh tersangka Aliani," katanya, selasa (19/9/2017).

Dilanjutkanya, mulai tersangka ditinggalkan bertiga bersama istri dan anaknya baru lahir, sampai dengan saksi (keluarga korban) menemukan korban tewas bersimbah darah di dapur gubuk.

Meski sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik dan sudah pelimpahan tahap I, tersangka Aliani (suami korban), pada reka ulang itu, tetap berpendirian bahwa dia tidak melakukan pembunuhan terhadap istrinya.

Halaman
12
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved