DPRD Komisi III Sungai Penuh Sorot Proyek Box Culvert di Area Pasar

Proyek pembuatan saluran drainase/pemasangan box cover yang saat ini sedang dilaksanakan di Kota Sungai Penuh mendapat

Penulis: hendri dede | Editor: Fifi Suryani
DPRD Komisi III Sungai Penuh Sorot Proyek Box Culvert di Area Pasar
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Proyek pembuatan saluran drainase/pemasangan box culvert yang saat ini sedang dilaksanakan di Kota Sungai Penuh mendapat soorotan dewan. Bahkan DPRD Kota Sungai Penuh komisi III langsung melakukan sidak ke lokasi pengerjaan tersebut.

Dalam sidak, Hardizal ketua Komisi III mengatakan pihaknya banyak mendengar keluhan dan pengaduan disampaikan oleh masyarakat tentang pembuatan drainase dan pemasangan box culvert yang terletak di Kelurahan Sungai Penuh tidak sesuai dengan bestek. Bahkan banyak yang melapor soal ukuran drainase yang kecil, sudah menyalahi aturan yang ada.

"Karena pembuatan box culvert ini sudah disahkan oleh dewan dengan biaya miliaran rupiah, tapi kenyataan yang ada di lapangan jauh seperti diharapkan karena banyak dijumpai keretakan selain itu box culvert juga buatan dari Air Sempit," jelasnya.

Ditambahkan Fahrudin yang meminta kontraktor termasuk Dinas Pekerjaan Umum Kota Sungai Penuh mengevaluasi pekerjaan tersebut.

Anggota KOMISI III Sungai Penuh meminta pembangunan box cuvert ini harus dituntaskan karena box culvert tersebut tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. "Kami minta agar pembuatan box cuvert ini harus ditinjau ulang dan dibongkar karena hal ini jelas-jelas sangat merugikan untuk kepentingan rakyat," kata Fahrudin.

"Kita menganggap proyek tak masuk akal karena yang seharusnya box cuvert itu didatangkan dari Padang Sumbar, tetapi dibuat di kampung saya Air Sempit," ungkap Fahrudin.

Sehingga baik dari kualitas dan kuantitas buatan Padang dengan yang di Air Sempit sangat jauh, jadi hal ini harus dibongkar ulang.

"Kami minta penjelasan dari Kadis PU tentang pembuatan drainase dan pemasangan box culvert yang telah menghabiskan dana milyaran rupiah tetapi masih kurang," katanya.

Sementara itu Kadis PU Sungai Penuh, Martin mengatakan akan melakukan pengawasan dan evaluasi yang baik terhadap kontraktor dan pengerjaam box culvert tersebut. Karena masih dalam pengerjaan, ada kesempatan untuk diperbaiki kalau ada yang tidak sesuai bestek.

"Kita minta tetap diperbaiki kalau ada yang kurang, karena dalam pengerjaan juga," tandasnya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved