Jadi Korban Perampokan, Mata dan Mulut Toke Sawit Ditutup

Aksi perampokan menggunakan senja api kembali terjadi di Kabupaten Merangin. Kali ini menimpa seorang toke sawit N Samosir (54) warga Purwosari, Desa

Jadi Korban Perampokan, Mata dan Mulut Toke Sawit Ditutup
Shutterstock
Ilustrasi perampokan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Aksi perampokan menggunakan senja api kembali terjadi di Kabupaten Merangin. Kali ini menimpa seorang toke sawit N Samosir (54) warga Purwosari, Desa Mampun Baru, Kecamatan Pamenang.

Perampokan sadis tersebut terjadi, Sabtu (9/9) sekitar pukul 3.00 Wib. Akibatnya, uang ratusan juta milik korban raib dibawa kawanan perampok.

Dari data yang didapat, kejadian bermula saat korban terbangun dari tidurnya karena mendengar suara ribut di depan rumahnya. Korban mendengar sejumlah orang meminta dirinya membukakan pintu.

Korban yang tak mengenal tamu tak diundang itu pun engan membukan pintu. Para pelaku mengancam dengan meletuskan senjata api agar dibukakan pintu.

Meski mendengar suara letusan senpi, korban tetap tak membukakan pintu. Para pelaku yang diperkirakan berjumlah tujuh orang itu langsung mendobrak pintu bagian samping rumah dengan cara menghantamkan kayu balok.

Setelah pintu rumah korban terbuka, para pelaku langsung masuk ke rumah. Korban bersama istri yang tak berdaya karena ditodong senpi langsung di ikat dan mulut serta mata mereka ditutup oleh para pelaku. Sementara anak korban yang masih berumur tiga tahun dibayarkan begitu saja.

Sebelum mengikat korbannya, para pelaku meminta agar korban menyerahkan uang miliknya. Selain itu korban juga mencabut CCTV yang terdapat di rumah korban.

Korban yang pasrah langsung menyerahkan uang Rp 182 juta, satu buan cincin emas dan satu buah Hendpone kepada para pelaku. Setelah berhasil mendapatkan uang dan harta korban, kawanan perampok langsung meninggalkan korbannya.

Belum diketahui menggunakan kendaraan apa para kawanan rampok tersebut melakukan aksinya.

Kapolres Merangin, AKBP Aman Guntoro melalui Kapolsek Pamenang, AKP Sampe Nababan, dikonfirmasi membenarkan jika telah terjadi perampokan diwilayahnya.

“Kejadian sekitar pukul 3.00 Wib dini hari. Dimana pelaku berhasil merampok korbannya dan membawa uang ratusan juta rupian,” ucap AKP Sampe Nababan, Sabtu(9/9).

Kapolsek juga mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan proyektil peluru yang sudah di tembakan pelaku. Sementara kondisi rumah korban berantakan usai kejadian tersebut.

“Kini anggota kita bersama Sat Reskrim Polres Merangin tengah memburu para pelaku,” tutupnya.

Penulis: heru
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved