Jambi Devisit Anggaran, Ini cara Zola menutupinya
Dalam paripurna itu terungkap bahwa target pendapatan daetah provinsi Jambi ditargetkan sejumlah Rp 3,315 triliun. Pendapatan itu bersumber dari berba
Penulis: Muzakkir | Editor: Suci Rahayu PK
Laporan Wartawan Tribunjambi, Muzakkir
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi baru saja menggelar Rapat paripurna bersama pemerintah Provinsi Jambi.
Rapat yang digelar digedung DPRD Provinsi itu membahas tentang Nota Pengantar rancangan APBD 2018.
Dalam paripurna itu terungkap bahwa target pendapatan daetah provinsi Jambi ditargetkan sejumlah Rp 3,315 triliun. Pendapatan itu bersumber dari berbagai elemen, diantaranya pajak, retribusi, perimbangan dan dana lain sebagainya.
Dengan memperhatikan postur pendapatan sebagai mana yang telah diuraikan, maka RAPBD tahun anggaran 2018 sebesar Rp 3,586 triliun. Anggaran ini terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 1,883 triliun dengan proposi sebesar 51,11 persen dan belanja langsung sebesar Rp 1,753 triliun dengan proporsi sebesar 48,89 persen.
Melihat besaran anggaran belanja daerah dengan pendapatan daerah, maka Provinsi Jambi devisit anggaran sekitar Rp 271 milyar.
Menurut Gubernur Jambi Zumi Zola ZZulkifli jika melihat dari besarnya belanja yang tidak sesuai dengan pendapatan memang membuat Jambi devisit anggaran.
"Dana yang devisit tersebut akan ditutup dengan silva tahun ini. Dimana angkanya mencapai Rp 292 milyar," kata Zola.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/07092017_zumi_20170907_223756.jpg)