Diduga Hendak Mesum, 3 Pasang Remaja Diamankan Satpol PP
Memasuki pekan kedua, Razia pelajar dan remaja yang di lakukan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tebo, pada kamis (7/9) mengamankan 3 pasangan mud
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Suci Rahayu PK
Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Memasuki pekan kedua, Razia pelajar dan remaja yang di lakukan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tebo, pada kamis (7/9) mengamankan 3 pasangan muda mudi yang diduga akan berbuat mesum di semak semak yang lokasinya tidak jauh dari Tanggo Rajo tepatnya dibelakang pasar Muara Tebo.
Pada saat diamankan, 2 orang pemuda dari 3 pasangan tersebut berhasil melarikan diri. Sementara, pasangan wanitanya ditinggal pergi dan berhasil diangkut Satpol PP.
Mereka ini ialah JL (21) yang beralamat di desa teluk tanah liat, SP (32) alamat desa teluk tanah liat, ST (17) alamat desa danau baru dan CR (18) alamat desa sugai alai pasangan muda mudi ini terjaring di belakang pasar Muara Tebo.
Selain itu di hari yang sama petugas juga menjaring 2 pelajar yang bolos sekolah. Kedua pelajar itu yakni RH (17), warga Desa Pulau Tamiang dan AT (17), warga desa Sungai Alai Kecamatan Tebo.
Keduanya merupakan santri pondok pesantren Nurul Jalal, kecamatan Tebo tengah, yang tengah asik bercengkrama di Tanggo Rajo saat masih dalam jam belajar.
Terkait tangkapan tersebut, Kasat Pol PP Taufik Khaldy, membenarkan bahwa anggotanya mengamankan 2 pelajar dan 3 pasangan muda mudi.
"ya, mereka kita amankan yang lokasi tidak terlalu jauh, kalau pelajar di Tanggo rajo dan pasangan muda mudi di semak belakang pasar muara tebo yang lokasinya tidak jauh dari tanggo rajo itu juga," sebut Kasat.
Dikatakan Taufik, bahwa sebelumnya pihaknya cuma menargetkan para pelajar, yang mana sebelumnya Satpol PP mempunyai program bulan tertib pelajar yang akan dilaksanakan sebulan suntuk.
"Minggu lalu kita sudah mulai kegiatan itu, memang target kita menertibkan para pelajar, tapi disisi lain kita juga menertibkan pasangan muda mudi yang membuat resah masyarakat, karena itu bagian dari kita juga," jelasnya.
Untuk tindakan, lanjut Kasat, pihaknya akan memproses di Kantor Satpol PP dan akan melakukan pemanggilan guru bagi para pelajar dan memanggil kedua orang tua pasangan muda mudi yang terjaring razia ini.
"Tidak hanya memanggil guru dan orang tua, apabila melakukan hal yang sama Pol PP juga akan mencukur rambut pelajar sebagai efek jera,"tegasnya.