Gara-gara Lagu di HP Dihapus, Bapak Aniaya Istri dan Anak

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO- Seorang bapak di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin tega menganiaya

Laporan wartawan Tribun Heru

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO- Seorang bapak di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin tega menganiaya istri dan anaknya hanya karena lagu di memori Handphone (HP) dihapus. Akibatnya, Dia pun berurusan dengan polisi walaupun akhirnya berdamai.

Informasi yang didapat, peristiwa itu terjadi Jumat (1/9) lalu. Sekitar pukul 19.00 WIB, Abdul Rahman (51) mengecek HP miliknya. Setelah melihat HP nya, pelaku tiba-tiba marah kepada anaknya, Iskandar.

Kemarahan tersebut berujung penamparan kepada anaknya. Ibu korban Nurhayati (32) yang mengetahui hal tersebut melerainya. Pelaku dan istrinya pun terlibat pertengkaran. Namun saat itu pelaku menggigit lengan istrinya hingga mengakibat luka.

Tak terima atas perlakuan kasar suaminya, sang Istri melapor ke Polsek Pamenang. Korban melaporkan suaminya atas kasus KDRT. Kapolsek Pamenang, AKP S Nababan dikonfirmasi mengiyakan kejadian tersebut. Kata Dia, kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

"Setelah dilaporkan, korban dan pelaku bersama pihak keluarga datang lagi ke Polsek pada Selasa (5/9). Mereka sudah sepakat untuk menyelesaikan kasus KDRT tersebut melalui jalan kekeluargaan," kapolsek, Rabu (6/9).

Dijelaskannya, pelapor mencabut laporan atau pengaduan yang telah dibuat. Selanjutnya membuat surat perdamaian ditandatangani oleh pelapor dan terlapor. Dalam perdamaian tersebut terlapor berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan minta maaf kepada korban.

"Setelah perdamaian kita beri nasehat kepada pasangan suami istri tersebut. Kalau ada permasalahan hendaknya diselesaikan baik-baik, jangan ada kekerasan. Karena KDRT termasuk perbuatan memenuhi unsur pidana," pungkasnya. (pit)

Penulis: heru
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved