Korban First Travel Ada di Tebo? Ini Kata Pihak Depag

Sejauh lagi belum ada laporan terkait adanya korban first travel di Kabupaten Tebo. Secara nasional tidak ada keraguan lagi bahwa

Korban First Travel Ada di Tebo? Ini Kata Pihak Depag
kolase (ant/instagram)
first travel 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN - Sejauh lagi belum ada laporan terkait adanya korban first travel di Kabupaten Tebo.

" Secara nasional tidak ada keraguan lagi bahwa perusahaan tersebut i jinnya sudah dicabut sehingga banyak korban yang sudah menyetorkan uangnya. Sampai saat ini di Tebo belum ada laporan korban," ujar Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Tebo, Lukman, Kamis (31/8)

Dengan adanya kasus ini pihak Departemen Agama akan lebih intens dalam mengawasi jamaah pasalnya pembuatan paspor saat ini melalui rekomendasi  ke Departemen Agama.

Mulai Maret lalu setiap pembuatan paspor Umrah dan haji plus akan ditangani Departemen Agama.

" Kalau kita memberikan rekomendasi untuk dibuatkan di Kantor Imigrasi Kelas I Jambi," ujar Lukman.

Pengawasan yang dilakukan saat penyerahan SK Kementrian agama terkait perusahaan penyelenggaraan Umrah.

" Efektif, ketika tidak ada ijin maka tidak akan kita keluarkan rekomendasikan," jelas Lukman.

Hingga saat ini sejak awal tahun sudah 47 jamaah umrah Tebo baik yang sudah berangkat maupun yang belum.

Mereka biasanya menggunakan jasa biro umrah dari Jakarta, Padang, dan Kota Jambi. Sementara di Tebo belum ada biro penyelenggaraan haji dan umrah.

" Bagi masyarakat yang mau melaksanakan ibadah umrah dengan menggunakan jasa travel sebaiknya berkonsultasi dulu ke kantor Depag untuk diberikan pilihan travel resmi untuk diberangkatkan," jelas Lukman.

Penulis: heri prihartono
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved