Sayuran di Merangin Masih Level Aman

Peredaran tanaman hortikultura untuk jenis buah dan sayuran di pasaran perlu mendapat pengawasan yang ketat. Pasalnya, dalam budidaya ini, petani ker

Penulis: Herupitra | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI/HERI PRIHARTONO
Lapak sayuran di Pasar Angso Duo. 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Peredaran tanaman hortikultura untuk jenis buah dan sayuran di pasaran perlu mendapat pengawasan yang ketat. Pasalnya, dalam budidaya ini, petani kerap menggunakan bahan pestisida sebagai cara untuk menghindari serangan hama .

Terkait hal ini, guna memberikan jaminan kualitas produk pertanian untuk kebutuhan pangan masyarakat. Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merangin, intensif melakukan uji sampel keamanan pangan.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Merangin, Bulian Idris. Dia mengatakan, sayuran yang ditanam petani di Kabupaten Merangin telah dilakukan uji kelayakannya.

Katanya, tujuan pengujian sampel pangan segar seperti sayuran adalah untuk mengetahui tingkat keamanan pangan segar yang beredar di masyarakat terhadap kandungan pestisida. Sehingga sayuran yang dikonsumsi masyarakat aman dari pestisida.

“Untuk sayuran yang ditanam petani telah kita uji kadar pestisidanya,” kata Idris.

Sejauh ini lanjut Idris, sample yang mereka ambil baru wilayah yang berada di seputaran Kota Bangko. Sementara untuk wilayah Jangkat yang terkenal banyak terdapat petani sayuran belum dilakukan.

“Dinas kita ini masih baru. sampelnya yang kita ambil baru petani di Dusun Mudo dan Langling,” akunya.

Diungkapkannya, berdasarkan uji laboratorium yang mereka lakukan. Bawah sayuran yang dihasil petani masih dalam level aman untuk dikonsumsi.

“Walaupun masih ada residu pestisida, tapi masih aman,” sebutnya.

Sebab lanjutnya, residu pestisida yang terdapat pada sayuran tersebut masih bisa dihilangkan. Seperti dicuci terlebih dahulu sebelum dimasak untuk dimakan.

“Masih aman, residu pestisidanya tak seberapa,” tuturnya.

Tags
sayuran
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved