Minta Terdakwa Dihukum Berat

Puluhan keluarga dan warga desa Sungai Deras, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci mendatangi kantor Pengadilan Negeri Sungai Penuh namun set

Minta Terdakwa Dihukum Berat
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE
Puluhan keluarga dan warga desa Sungai Deras, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci mendatangi Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Puluhan keluarga dan warga desa Sungai Deras, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci mendatangi kantor Pengadilan Negeri Sungai Penuh namun setelah itu mendatangi kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kamis (24/8).

Massa yang kebanyakan ibu-ibu tersebut meminta di Kejari Sungai Penuh melalui jaksa penuntut umum (JPU) agar Ari, terdakwa kasus pembunuhan Dendi Pasra (22) pemuda warga Sungai Deras Kecamatan Air Hangat Timur pada malam 31 Juli 2017 dihukum berat.

Dalam unjuk rasa itu keluarga korban dan lainnya yang datang membawa poster bertuliskkan permemintaan agar pelaku dihukum berat. "Mami minta keadilan agar dihukum berat seberatnya," kata seorang warga di Kejari.

Salah seorang keluarga korban lainnya Erika menyampaikan jika pengadilan tak memberikan hukuman berat kepada terdakwa, agar diserahkan terdakdwa kepada keluarga. Bahkan ibu korban sempat menangis saat memohon terdakwa dihukum berat. "Saya mibta dihukum berat. Kami juga curig kalau umur pelaku itu dak sesuai dengan akte kelahiran," katanya

Sebelumnya pada Selasa (22/8) sidang dipengadilan Sungaipenuh juga melakukan hal yang sama. Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban Ari sama sekali tidak ada masalah dengan tersangka kenapa harus dia jadi korban. "Anak saya tidak ada masalah apa kenapa jadi korban, kami minta dihukum berat," ungkapnya.

Sedangkan Polres Kerinci menerjunkan puluhan personil dan kendaraan patroli dalam rangka pengamanan dalam perkara atas terdakwa Ari Putra Tindak Pidana Primair Pasal 338 KUHPidana atau Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana Jo UU RI No 11 Tahun 2011 tentang sistem peradilan Pidana Anak, yang terjadi 31 Juli 2017 silam di Desa Sungai Deras Kecamatan Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci.

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kerinci Akp Alfian, Kasat Kasat Intelkam Polres Kerinci Akp Yurizal Bukhari, dan para perwira Polres Kerinci. "Pengamanan yang super ketat ini bukanlah berlebihan karena mengantisipasi banyaknya massa pengunjung sidang baik dari pihak keluarga korban, keluarga terdakwa maupun masyarakat lainnya dan adanya informasi akan adanya penyerangan terhadap terdakwa serta mencegah terjadinya kericuhan," kata Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto S.I.K, S.H melalui Kabag Ops Polres Kerinci Akp Alfian.

Atas hal ini kepala Kejari Sungai Penuh Agus Widodo didampingi Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto turun langsung menemui puluhan warga. Kajari Agus Widodo menyampaikan perkara ini akan ditinak seseuai proses hukum dipersidangan nanti. Soal dugaan umur pelaku yang dicurigai tak sesuai, pihak Kejari minta bukti kuat kalau itu memang benar. Pasalnya saat ini diketahui terdkwa masih dibawah umur. "Kasus ini tetap diproses, saat ini masih tahap persidangan. Kalau ada bukti kuat umur terdkwa tidak sesuai akta nanti agar bisa diberikan," katanya.

Penulis: hendri dede
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved