Viral di Sosmed
Subhanallah, Foto Pasangan Ini Bikin Hati Bergetar. Bikin Baper Berlipat-lipat
Foto sepasang suami istri jemaah calon haji ini dengan cepat menjadi viral. Sungguh ini pemandangan indah yang nyata,
Penulis: Fifi Suryani | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - Foto sepasang suami istri jemaah calon haji ini dengan cepat menjadi viral.
Sungguh ini pemandangan indah yang nyata, yang membuat pandangan saya utk bbrp saat terpaku di sana. Sy terus memandanginya. Lalu; Sebuah pemahaman bathin terpercik menyala dlm alam renunganku.
Itulah lead ungkap perasaan Isra Masjida Ummu Ghazi yang mengunggah foto dan narasi kekagumannya pada pasangan ini di kronologi Fbnya, Sabtu (19/8) pukul 0.04 WIB.
Membaca narasi Isra pun membuat netizen ikut tergetar, bahkan bikin baper berlipat-lipat. Ia berbicara tentang perjalanan pernikahan yang tentu tidak gampang dilalui pasangan ini. Berikut postingan lengkapnya:
Saya menemukan foto ini di instagram.
Mata saya tertakjub dan hati saya bergetar baper karenanya.
Sungguh ini pemandangan indah yang nyata
Yg membuat pandangan saya utk bbrp saat terpaku di sana.
Sy terus memandanginya.
Lalu;
Sebuah pemahaman bathin terpercik menyala dlm alam renunganku.
Kakek nenek ini..
Saya yakin..
Untuk sampai pd fragmen menggetarkan yg smpt terekam kamera ini; tentu telah melewati perjalanan kehidupan pernikahan yg panjang dan tidak datar datar saja.
Saya yakin;
Samudra rumah tangga yg telah mereka arungi bukanlah samudra yang tenang dan tanpa disertai ombak yg bahkan membadai.
Saya yakin;
Kehidupan bersama mereka setelah akad nikah
Bukan lah pernikahan yg sama sekali tak pernah ada tercecer bahkan tumpah ruah airmata di dalamnya.
Saya yakin;
Mereka telah mengalami turbulansi kehidupan yang tak mudah,
Mereka telah melalui rute pendakian hidup yg terjal dan berbahaya.
Saya yakin;
Mereka telah pernah (barangkali) hampir sekarat melalui ujian demi ujian dalam kehidupan pernikahan mereka.
Ujian yg wajahnya macam2..
Bisa jadi dalam bentuk karakter yg bertolak belakang, finansial yang tersendat2, polah anak2 yg beragam, tetangga yg tak selalunya memberi rasa aman, ruwetnya masalah keluarga besar yang silih berganti,
Atau bahkan bisa jadi juga tentang indahnya "rasa" di masa lalu;
Atau ujian dlm wujud karir yg meningkat, penghasilan yg smakin besar, finansial yg smkin mapan lalu salah seorang dr keduanya (atau mungkin kedua duanya) pernah tergelincir tersilapkan olh gemerlap semu dunia.
Mereka telah melalui perjuangan panjang utk melewati semua itu.
Maka, lihatlah..
Kini mereka duduk disana.
Mereka cuma duduk.
Sang suami penuh sayang merangkul istrinya, penuh perhatian sekaligus tanggung jawab utk memastikan bahwa istrinya baik2 saja serta penghargaan yg besar karena telah menemaninya melewati perjalanan hidup yg sulit dan panjang.
Adapun sang istri,
Terlihat begitu nyaman, dan memercayai,
Bhw meskipun kini mereka telah renta,
Maka tetaplah; setelah (barangkali) setengah dari umurnya, tempat paling menenangkan utk bersandar itu adalah di dada suaminya.
Seperti tahun2 yg telah berlalu; sedahsyat apapun badai ujian itu..
Sbg nakhoda..
Ia percaya.
Percaya bahwa suaminya adalh sebaik2 nakhoda.
Mereka disana.
Cuma duduk.
Duduk diantara manusia bahkan pasangan lain di sekitarnya.
Tapi,
Rasanya mata ini tak sekedar memandang lahiriah, tp juga tersedot oleh kumparan makna.
Bersebab mereka yg "cuma duduk" itu telah memberikan pengajaran;
Sebaik baik pengajaran..
"Bahwasannya pernikahn yg baik itu seperti dunia arkeolog.
Semakin lama.. Semakin menua umur pernikahan..maka ia akan semakin disayang penuh penghargaan. Karena sejatinya dlm usia pernikahan yg panjang ada banyak kisah heroik perjuangan dan kepahlawanan. Ada prasasti tanggung jawab dan pengorbanan. Itulah cinta yg halal, mengejawantah, menumbuhkan sekaligus membuat kokoh.
Yg kesemua itu tak akan kita temui dalam hubungan cinta "abal abal" tanpa akad suci.., sehebat apapun para pecinta picisan itu membantah dan menganggap cinta saja cukup tanpa harus menikah.
Melihat foto ini pula,
Melihat cara mereka duduk bersama
Plus tanda sbg bagian dr jamaah haji/umrah tergantung di dada mereka;
Baper saya berlipat2.
Bhkn smpai ke tingkat menitikkan airmata.
Sembari berharap seharap harapnya;
Kemudian berbisik..
"Suamiku, Hasbi Al Baly
Semoga Rabb kita berkenan mengundang kita menjadi tamuNya suatu saat nanti.
Seperti sepasang suami istri renta
Namun menggetarkan hati ini"
Semoga terus bersama hingga ke surga , mbah....
Note:
Tak selalu memposting foto pasutri itu buruk. Foto ini salah satunya.
Terutama bagi saya yg usia pernikahannya bru "hari minggu kemarin".
Ini menggetarkan sekaligus menguatkan hati saya utk terus berpegang tangan, mengarungi samudra hidup dalam pernikahan.
Bagaimana dengan mu??
#MenulisUtkMengingatkanDiriSendiri
Foto Isra Masjida Ummu Ghazy.
Unggahan ini telah 1.124 kali dibagikan, dan dikomentari tidak kurang 251 netizen.
Berikut tautan lengkapnya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/21082017_pasangan_20170821_225659.jpg)