Puluhan Mobil dan Motor akan Dilelang Pemkab Kerinci
Puluhan mobil dan sepeda motor, akan dilelang Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD).
Penulis: hendri dede | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Puluhan mobil dan sepeda motor, akan dilelang Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD). Saat ini telah dilakukan penghitungan nilai, untuk aset kendaraan yang akan dilelang, dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dari Provinsi Jambi.
Kepala BPKAD Kabupaten Kerinci, Jarizal Hatmi membenarkan hal ini. Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang menunggu penetapan harga dari KJPP yang telah menilai kelayakan harga beberapa waktu lalu.
"Ya, karena sudah tidak bisa dioptimalkan setelah dihapus kita lakukan lelang. Saat ini tinggal lelang lagi aset kendaraan, dan masih menunggu pelaksanaan dari KJPP sebab yang melaksanakan lelang KJPP langsung," terangnya Senin (21/8)
Ia berharap aset yang masih layak digunakan, bisa dimanfaatkan sehingga tidak menganggarkan untuk pembelian kendaraan dinas baru. "Kalau pejabat manfaatkan yang kendaraan yang ada, bisa mengurangi anggaran yang untuk kendaraan dinas, sehingga anggaran kita bisa diarahkan ke infrastruktur seperti jalan," harapnya.
Kabid Aset BPKAD Kerinci, Apdel Risurdita, mengatakan saat ini pihaknya tengah menilai ulang 30 kendaraan mobil yang batal dilelang tahun lalu. "Karena batal lelang, kendaraannya itu harus dilakukan penghitungan ulang nilainya," jelasnya.
Dibatalkannya lelang kendaraan lanjutnya, karena terjadi perubahan OPD. Selain itu, batalnya lelang dikarenakan dokumen kendaraan masih ada yang belum lengkap.
"Tapi kita rencanakan ada 35 mobil yang akan dilelang, karena terjadi penambahan lima saat ini semuanya akan dinilai dulu," ujarnya.
Dia juga menyebutkan, dari 35 kendaraan mobil ini, 32 sudah ditarik oleh bagian aset. Hanya tinggal tiga yang belum, namun tiga yang belum tersebut ditemukan cuma saja SKPD belum menyerahkan fisik ke asset.
"Tidak semua kendaraan punya dokumen, jadi mana yang tidak ada dokumen maka kita minta kepala OPD membuat surat pernyataan surat tersebut akan diserahkan ke samsat, agar kendaraan yang sudah terjual tidak menimbulkan masalah dikemudian hari," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/lelang-kendaraan_20161212_123337.jpg)