HUT Ke 72 RI

Puluhan Penyelam Lakukan Upacara di Bawah Laut

Puluhan penyelam dari berbagai komunitas penyelam di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), memperingati HUT ke-72 RI dengan mengg

Puluhan Penyelam Lakukan Upacara di Bawah Laut

TRIBUNJAMBI.COM, SAMARINDA - Puluhan penyelam dari berbagai komunitas penyelam di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), memperingati HUT ke-72 RI dengan menggelar upacarapengibaran bendera merah putih di bawah air laut, sedalam 20 meter. Komunitas ini juga melakukan penanaman terumbu karang yang membentuk formasi khusus berbentuk angka 72.

Koordinator penyelam yang juga Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kutim, Sayid Anjas, mengatakan, lokasi yang dipilih adalah perairan sekitar Pulau Birah-birahan.

Pulau tersebut merupakan destinasi wisata tersembunyi di Kutim, namun sebagian terumbu karang di pulau tersebut rusak akibat bom ikan.

“Pulau Birah-birahan adalah surga wisata yang tersembunyi, pulau ini masih belum banyak yang tahu. Kami memilih laut ini karena sekaligus untuk melakukan penanaman terumbu karang. Upacara di dalam laut ini merupakan kehormatan bagi kami peselam Kutim untuk peringatakan HUT RI ke 72,” kata Anjas, Kutim (17/8/2017).

Meski harus melawan arus bawah air, upacara bendera di dalam air tetap berjalan lancar. Para peserta tetap memberikan hormat bendera meski dengan tetap berupaya menjaga keseimbangan.

Usai upacara bendera, para penyelam menanam terumbu karang. Aktivitas seperti ini sudah sering dilakukan dengan sasaran beberapa titik dengan terumbu karang kritis. Namun penanaman kali ini lebih istimewa, sebab susunan terumbu karang yang ditanam membentuk tulisan RI 72 yang berarti HUT ke-72 Republik Indonesia.

Anjas menjelaskan, upacara di bawah air ini merupakan bentuk kampanye untuk tetap menjaga ekosistem bawah laut.

“Di laut kita, banyak illegal fishing terus banyaknya pengeboman, potasium, yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab. Kami mengajak masyarakat berpartisipasi dalam penyelamatan laut Indonesia. Jangan lagi rusak terumbu karang dengan aktivitas pengeboman laut atau potas,” katanya.

Sementara itu, penanaman terumbu karang dalam rangka peringatan hari ulang tahun RI merupakan pengalaman tersendiri bagi para penyelam. Salah satu penyelam dari POSSI Kutim, Khairil Anwar mengaku bangga bisa mendapatkan kesempatan mengibarkan bendera di bawah laut.

“Selain mengeksplor area Pulau Birah-birahan, kami juga bisa ikut melestarikan lingkungan dengan menanam terumbu karang. Menyenangkan, memeringati HUT RI dan berkenalan dengan teman-teman dari klub lain,” katanya.

Sekedar informasi saja, Pulau Birah-birahan pernah menjadi kawasan favorit para nelayan pengguna bom ikan. Kerusakan terumbu karang di pulau ini sangat parah, ikan-ikan un mulai berkurang. Berkat upaya penananaman terumbu karang, beberapa titik penanaman sudah mulai tumbuh dan kembali dipenuhi ikan. 

Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved