Lindungi Karya Seni dari Plagiat, Disbudpar Kumpulkan 22 Karya Seni

Dinas Kebudayan dan Pariwisata Provinsi Jambi, tahun ini baru menerima 22 karya cipta seniman untuk diseleksi agar mendapat sertifikat

Penulis: Deni Satria Budi | Editor: Nani Rachmaini

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Deni Satria Budi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Kebudayan dan Pariwisata Provinsi Jambi, tahun ini baru menerima 22 karya cipta seniman untuk diseleksi agar mendapat sertifikat dari Hak Karya Intelektual (HAKI). Karya cipta tersebut meliputi seni tari, seni musil dan seni sastra.

Eri Argawan, Kasi Tradisi Disbudpar Jambi, mengatakan, apa yang dilalukan merupakan upaya pemerintah lewat Kementrian Hukum dan HAM (Menkumham) untuk melindungi karya cipta seniman. Adapun karya cipta seniman tersebut diantara adalah seni tari, seni musik dan seni sastra. Menurut Eri, pihaknya selalu menghimbau kepada para pelaku seni, untuk mendaftarkan karya seni mereka agar masuk dalam hak karya intelektual.

"Tiap tahun kita himbau melalui dinas terkait di kabupaten dan kota agar para seniman yang memiliki karya segera mendaftarkannya untuk ditetapkan hak karya intelektual nya. Kan, sayang kalau kita punya karya seni tapi tidak kita daftarkan ke HAKI," jelas Eri, Jumat (4/8).

Tahun 2017 ini bilang Eri, ada 22 karya untuk diseleksi dan didaftarkan ke HAKI. Dan, batas akhir mendaftarkan karya seni nya sampai akhir Agustus. Sebab, kata Eri, pada awal September hasil seleksi harus sudah diserahkan ke Menkumham.

"Dari 22 karya seni yang masuk untuk didaftarkan ke Menkumham, seni tari ada 9, dan seni musik ada 11. Dan, dua lagi seni sastra," tuturnya.

Menurut pimpinan Sanggar Sekintang Dayo ini, pelaku-pelaku seni masih kurang peduli untuk mendaftarkan hasil karyanya. Padahal kata dia, Disbudpar selaku instansi terkait peduli dan memfasilitasinya baik secara biaya.

"Karena ini menyangkut dengan karya hak cipta. Jadi, supaya karya teman-teman terlindungi dari plagiat maupun perampasan hak cipta," ujar Eri.

Telah mendapat sertifikat HAKI
*2015 : 14 karya
2016 : 15 karya
2017 : Masih dalam proses pengumpulan karya seni

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved