Syaihu Sarankan Lukman Mundur

Ketua DPRD Sarolangun, M Syaihu melontarkan kritikan pedas pada Lukman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud)

Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI/HERU PITRA
M. Syaihu 

Laporan Wartawan Tribun Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN – Ketua DPRD Sarolangun, M Syaihu melontarkan kritikan pedas pada Lukman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sarolangun yang dianggap tidak becus mengurus pendidikan di Sarolangun.

“Saya berfikir kepala dinas ini sudah kelamaan, kalau pendidikan gak bagus sudahlah kepala dinasnya dievaluasi saja,” katanya saat ditemui wartawan di kantor DPRD Sarolangun, Kamis (3/8).

Penyataan Syaihu dilatari kondisi SD Negeri 64/VII Sukasari II Sarolangun yang miris. Sekolah peraih Adi Wiyata Mandiri Nasional pertama di Provinsi Jambi ini dalam kondisi yang kurang layak untuk belajar anak.

Dan yang jadi masalah pelik, gedung sekolah yang dibangun di samping pemakaman umum kelurahan Sukasari ini tak lagi sanggup menampung jumlah anak didiknya.

Pihak sekolah telah berinisitif memanfaatkan rumah dinas kepala sekolah untuk jadi ruang belajar kelas IV C.

“Berarti diknas tidak memperhatikan pendidikan, hanya mikir duit saja. Kinerja kepala dinas tidak bagus, lebih baik mundur saja, ketimbang dimundurkan,” kata Syaihu.

“Menurut saya gak bagus, masak sudah seumur-umur tidak mau berhenti,” imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved