Kemenpar Tantang Pemda Jambi
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Indonesia menantang Pemerintah Provinsi Jambi khususnya dinas Pariwisata untuk mengubah mindset
Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini
JAMBI, TRIBUN -- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Indonesia menantang Pemerintah Provinsi Jambi khususnya dinas Pariwisata untuk mengubah mindset (cara pandang) masyarakatnya untuk mencintai wisata lokal.
Kepala bidang pengembangan Standar Kompetensi Keparawisataan Kementerian Pariwisata Indonesia
Guntur Priyatno mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang kurang cinta akan destinasi wisata daerah sendiri. Mereka banyak melakukan junjungan wisata ketempat lain.
Harusnya, masyarakat setempat mencintai wisata sendiri, sebab ditempat sendiri banyak tempat wisata yang bagus dan harus dikunjungi.
"Jambi banyak sekali tempat wisata, tapi masyarakatnya banyak berwisata ke tempat lain," kata Guntur saat melakukan pelatikan kepariwisataan di Jambi, Kamis (3/8).
Makanya, kata Guntur, pemerintah harus proaktif untuk merubah mindset masyarakat agar mencintai destinasi wisata lokal. Jika masyarakat lokal mencintai destinasi sendiri, maka perlahan wisatawan daerah lain akan berkunjung ketempat kita.
Untuk mengibah mainside itu, Kementerian telah melakukan beberapa langkah, diantaranya untuk memberikan pelatihan kepariwisataan kepada Guru, Masyarakat, pengelola atau pemilik Home stay, kepada angkasapura I dan II serta mendatangi kampus-kampus dengan program Goes To Campus (GTC).
"Untuk hari ini kita lakukan pelatihan kepada guru SMA dan SMK yang ada di Jambi dengan target peserta sekitar 300 orang," katanya.
Guntur menyebut, tujuan sosialisasi ke guru ini agar guru tersebut menyampaikan kembali kepada peserta didiknya. Sebab terkadang ucapan guru lebih didengar dan dimengerti ketimbang orangtua sendiri.
Terpisah, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi Jambi Heri Suroso menyebut bahwa pemda terus berupaya agar masyarakat cinta dengan wisata lokal.
"Kita selalu berupaya untuk hal itu, bahkan kita selalu bikin program baru untuk wisata ini," kata Heri.
Dikatakan Heri, selain membuat program, mereka juga terus melakukan sosialisasi dan promosi terkait destinasi-destinasi wisata di Jambi. (zak)