Kabareskrim Sebut Kasus Beras PT IBU Polisi Dalam Penyidikan dan akan Tetapkan Tersangka

Kabareskrim Polri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto menegaskan, dari penyelidikan ditemukan bukti permulaan cukup adanya perbuatan melawan hukum

Kabareskrim Sebut Kasus Beras PT IBU Polisi Dalam Penyidikan dan akan Tetapkan Tersangka
WARTA KOTA/DWI RIZKI
Satgas Pangan menggerebek gudang beras PT Indo Beras Unggul di Jalan Rengasbandung KM 60, Kelurahan Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Kamis (20/7/2017) sekitar pukul 21.00 WIB. 

Sementara, gabah yang dibeli anak perusahaan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (PT TPSF) itu sendiri berasal dari padi yang penanamannya mendapat subsidi pupuk dan benih dari pemerintah.

Pembelian gabah kering panen jenis medium yang dibeli PT IBU dari petani membuat pelaku usaha sejenis dan penggilingan kelas kecil minim pasokan dan berpotensi gulung tikar.

Selanjutnya, PT IBU mengolah atau "memoles" gabah atau beras petani tersebut menjadi beras kemasan jenis premium berbagai brand dan menjualnya kepada konsumen dengan harga hingga Rp 20.400/kg.

Hal tersebut juga melanggar ketentuan Permendag Nomor 27/M-DAG/PER/2017.

Sebab, harga jual beras jenis medium dan premium tertinggi sebagaimana peraturan tersebut adalah Rp9.000/kg.

Dugaan pelanggaran Pasal 62 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang dilakukan PT IBU karena informasi mutu dan gizi beras di kemasan beras yang dijual tidak sesuai dengan yang sebenarnya sebagaimana hasil uji di laboratorium.

Menurut Ari, dalam proses penyidikan kasus ini, Dittipideksus Bareskrim Polri sedang melengkapi bukti.

Sejauh ini sebanyak 21 orang dari berbagai pihak terkait telah diperiksa sebagai saksi, termasuk dari PT IBU.

Jika tidak ada hambatan dalam penyidikan, pihaknya segera melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka atas kasus pidana beras ini.

"Nah dari situ baru kami bisa simpulkan. Kalau ditanya siapa tersangkanya, itu nanti. Kita akan melihat siapa yang harus bertanggung jawab dalam perbuatan yang patut diduga pidana ini," ujarnya.

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto didampingi Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya, sebelumnya hadir di kantor Ombudsman RI.

Kehadirannya dalam rangka dimintai klarifikasi terkait penanganan kasus beras PT IBU.

Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved