Dugaan Korupsi Pengadaan Pabrik Mini Kelapa Sawit, Muswarsyah Divonis 14 Bulan

Muswarsyah, terdakwa dugaan korupsi pengadaan pabrik mini kelapa sawit di SMKN I Kabupaten Sarolangun, divonis bersalah oleh majelis hakim Tipikor

Dugaan Korupsi Pengadaan Pabrik Mini Kelapa Sawit, Muswarsyah Divonis 14 Bulan
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Deni Satria Budi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Muswarsyah, terdakwa dugaan korupsi pengadaan pabrik mini kelapa sawit di SMKN I Kabupaten Sarolangun, divonis bersalah oleh majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.  

Majelis hakim yang dipimpin hakim ketua Lucas Sahabat Duha, menjatuhkan vonis bersalah dengan pidana penjara 1 tahun dan 2 bulan (1,2 tahun). 

"Terdakwa dibebankan membayar denda Rp 50 juta dengan subsider 2 bulan," sebut Lucas membacakan putusan, Rabu (26/7). 

Putusan majelis hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sarolangun, yaitu 1 tahun 6 bulan. 

Andi Sugandhi, JPU yang menangani perkara ini sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara 1 tahun dan 6 bulan penjara, dengan subsider 6 bulan kurungan.

Terhadap terdakwa tidak dibebankan uang penganti karena sudah dipulihkan oleh terdakwa sebelumnya.  

Menurut majelis hakim, perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sesuai dakwaan Subsidair Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi. Sebagaimana diubah dengan Pasal 20 tahun 2001 jo Pasal 55 KUHP.

Selain Muswarsyah, tiga orang yang terlibat kasus kerupsi berjamaah ini sudah menjalani putusan. Ketiganya adalah Thaharidi, Kuasa Pengguna Angaran (KPA), Asrizal, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan Nur Sasongko, Direktur CV Global Int.(*)

Penulis: budi
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved