Tak ada Distributor, Petani Kerinci Kesulitan Dapat Pupuk

Kerinci dikenal sebagai lumbung pangan Provinsi Jambi dan juga penghasil holtikultura terbesar di Provinsi Jambi.

Tak ada Distributor, Petani Kerinci Kesulitan Dapat Pupuk
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Kerinci dikenal sebagai lumbung pangan Provinsi Jambi dan juga penghasil holtikultura terbesar di Provinsi Jambi.

Dengan areal pertanian yang luas, memiliki tanah yang subur. Bahkan 60 persen lebih masyarakat bekerja sebagai petani.

Namun yang menjadi kendala saat ini di Kabupaten Kerinci tidak adanya distributor pupuk. Sehingga petani kadang kesulitan mendapatkan pupuk.

Selain itu harga pupuk ditingkat pengecer juga sering dikeluhkan petani, lantaran harganya yang mahal.

Hal ini disampaikan Bupati Kerinci, Adirozal, pada saat acara pembukaan maupun penutupan Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-45 Tingkat Provinsi Jambi di Kayu Aro.

"Kendala yang dialami oleh petani Kerinci sulitnya mendapatkan pupuk karena di Kerinci tidak ada distributor pupuk, yang ada hanyalah pengencer," katanya

Pihaknya sudah meminta dan mendorong pihak swasta untuk bisa menjadi distributor pupuk karena kebutuhan petani cukup besar.

"Kami sudah mendorong pahak swasta untuk mendirikan distributor Pupuk, sudah ada beberapa pihak swasta yang mengurus tapi belum berhasil," jelasnya

Dikatakan bupati Kerinci dirinya telah mengeluarkan rekomendasi untuk pendirian distributor Pupuk, prosesnya memang panjang rekomendasi Bupati kemudian juga ada rekomendasi gubernur, tapi sampai saat ini belum ada swasta yang mendirikan prosesnya sampai di Palembang.

Demikian disampaikan Sekretaris tanaman pangan Kerinci, Sabrun menyampaikan bahwa sampai saat ini distributor pupuk masih dari luar yang dibawa sampai di Sungai Penuh. Petani dari Kerinci juga di Sungai Penuh

"Kendalanya pertama distributor bukan kabupaten, tapi dari kota sungai penuh semua. Kemarin ketua DPRD mencoba langsung ke Pusri, apa permsalahan. Rencana kalau bisa distributor kerinci tetap dari kerinci. Sehingga dakdo administrasi lagi," jelasnya.

Penulis: hendri dede
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved