20 Perupa Ber-Interaksi di Tempoa Jelutung
Rian menuturkan aspirasi dari KEJAM akhirnya mengkristal dalam suatu pameran yang variatif dari berbagai sudut pandang.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Komunitas Kreativitas Jambi (KEJAM) menggelar pameran seni rupa bertajuk Interaksi. Ada sekira 20 karya perupa yang berdomisili di Jambi maupun yang sedang menempuh pendidikan di luar Jambi, dipamerkan di The Tempoa, Jelutung, Kota Jambi, Selasa (25/7) malam.
"Dari Interaksi ini bisa dilihat, bagaimana peta kekuatan yang mungkin luput dari pandangan. Regenerasi yang lahir di tengah kemerosotan dan kemiskinan senirupa lokal, seakan memberi angin segar kondisi itu," ujar Rian Backend, pengantar kuratorial.
Rian menuturkan aspirasi dari KEJAM akhirnya mengkristal dalam suatu pameran yang variatif dari berbagai sudut pandang. "Itu sebagai respon eksistensi mendahului esensi diri, yang tumbuh seiring pertumbuhan teknologi informasi," paparnya.
Seni menjadi ruang imajiner melibatkan kondisi saat ini, diharapkan mampu berkontribusi positif. Rian memberi contoh, dalam keseharian, kerap ditemui seni berbaur kuat dengan ilmu pengetahuan dan saling berinteraksi. Begitupun antar personal dan antar komunitas dalam suatu wadah seni.
Menurut Rian, hal itu yang di munculkan dalam perspektif yang berbeda-beda, satu sama lain.
Seperti dimunculkan satu di antara peserta, dimana interaksi sudah dimulai sejak manusia masih menjadi jani. Selain itu, ada karya yang membedah interaksi keluarga yang merasa terintimidasi berbagai aturan terhormat, layaknya sebuah keluarga yang dianggap sakral menjadikannya terbebani.
Acara pembukaan malam ini berlangsung menarik. Seniman berbagai aliran dan usia hadir di sana. Mereka berdiskusi dan sharing tentang persoalan berkesenian dan berkebudayaan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/komunitas-kreativitas-jambi-kejam-menggelar-pameran-seni-rupa-bertajuk-interaksi_20170725_230322.jpg)