FOTO: Selama Lima Tahun, Baru Tahun Ini Ada Pengadaan Meubelair Sekolah

Di sejumlah sekolah Kabupaten Kerinci hingga saat ini masih banyak yang kekurangan meubelair. Terutama jenjang pendidikan dasar dan menengah.

FOTO: Selama Lima Tahun, Baru Tahun Ini Ada Pengadaan Meubelair Sekolah
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Di sejumlah sekolah Kabupaten Kerinci hingga saat ini masih banyak yang kekurangan meubelair. Terutama jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pasalnya sudah lima tahun terakhir di Kerinci tak ada pengadaan meubelair. 

KERINCI, TRIBUN - Di sejumlah sekolah Kabupaten Kerinci hingga saat ini masih banyak yang kekurangan meubelair. Terutama jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pasalnya sudah lima tahun terakhir di Kerinci tak ada pengadaan meubelair.

Hal ini diakui Kadis Pendidikan Kabupaten Kerinci, Amri Swarta. Dia mengatakan hal ini setelah melakukan pengecekan di sejumlah sekolah. Sehingga keluhan siswa saat belajar di lantai sebelumnya memang benar terjadi.

"Kita sudah turun dan cek ke lapangan memang kita akui masih banyak lagi sekolah yang kekurangan meubelair, karena 5 tahun terakhir tidak ada pengadaan mobiler baik SD maupun SMP," katanya

Di sejumlah sekolah Kabupaten Kerinci hingga saat ini masih banyak yang kekurangan meubelair. Terutama jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pasalnya sudah lima tahun terakhir di Kerinci tak ada pengadaan meubelair.
Di sejumlah sekolah Kabupaten Kerinci hingga saat ini masih banyak yang kekurangan meubelair. Terutama jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pasalnya sudah lima tahun terakhir di Kerinci tak ada pengadaan meubelair. (TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA)

Kadisdik Amri Swarta menjelaskan pada tahun 2017 mendapat bantuan dana DAK sebanyak Rp7,5 M yang digunakan untuk merehab 25 gedung sekolah, di antaranya 13 SD dan 12 SMP yang kini sedang di kerjakan oleh pihsk sekolah.

Di samping itu melalui dana APBD 2017 juga bangun 2.569 meja belajar dan 5.500 unit kursi untuk SD,545 set Meja dan kursi siswa untuk SMP. Serta pembangunan Pagar dan pavin block juga sedang dikerjakan, sementara 5 unit pembangunan gedung TK di lima Kecamatan juga sedang di kerjakan.

Amri menambahkan untuk pelaksanaannya sudah dilimpahkan ke pihak Kepsek, Komite Sekolah, Panitia Pelaksana Sekolah, konsultan dan pihak Bank Jambi. "Hal ini untuk menjamin terlaksananya kegiatan Rehab dengan baik sesuai juklak dan juknis ,bestek dan RAB yg ada. Kita ingin bangunan sekolah di Kerinci secara bertahap akan baik,sesuai dgn visi misi Bupati Kerinci," jelasnya

Diakuinya anggaran tersebut masih kurang untuk melengkapi fasilitas sarana maupaun prasarana sekolah. Namun demikian bagi sekolah yang memerlukannya pada tahun anggaran mendatang akan dianggarkan. "Bila dananya cukup semua sekolah akan kita perbaiki, masyarakat harus bersabar karena dana DAK harus diusulkan ke Pusat,sementara daerah lain juga butuh dana,maka jatah DAK sangat terbatas," jelasnya. (Hdp)

Penulis: hendri dede
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved