Ratusan Guru dan Kepala Sekolah di Kerinci Akan Dimutasi Besar-besaran

Ratusan guru, Kepala Sekolah dan pengawas sekolah dalam Kabupaten Kerinci, tampaknya mesti siap menghadapi pelaksanaan mutasi guru secara besar-besara

Penulis: hendri dede | Editor: bandot
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Kadis Pendidikan Kabupaten Kerinci Amri Swarta meninjau pelaksanaan UNKP 

TRIBUNJAMBI.COM - Ratusan guru, Kepala Sekolah dan pengawas sekolah dalam Kabupaten Kerinci, tampaknya mesti siap menghadapi pelaksanaan mutasi guru secara besar-besaran.

Pemerintah Kabupaten Kerinci, melalui Dinas Pendidikan Kerinci akan melakukan ini dalam waktu dekat.

Keterangan dari Dinas pendidikan Kerinci, saat ini pihak dinas Pendidikan tengah memproses dan mendata guru, pengawas dan Kepala sekolah dalam Kabupaten Kerinci, sebagai langkah awal dal pelaksanaan mutasi.

Pendataan dilaksanakan guna menentukan sekolah mana yang kelebihan guru, serta sekolah mana yang kekurangan guru. Begitu juga halnya dengan Kepala Sekolah dan pengawas dalam Kabupaten Kerinci.

Kepala dinas Pendidikan Kerinci, Amri Swarta membenarkan akan dilaksanakannya mutasi pengawas, kepala sekolah dan tentunya guru dal Kabupaten Kerinci.

Saat ini langkah tersebut tengah dibahas oleh pihak Baperjakat dinas pendidikan Kerinci, dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti dengan pengeluaran SK.

"Ya kini tengah diproses ditingkat baperjakat diknas dan ini akan segera ditindaklanjuti," ungkapnya kemarin (20/7).

Mutasi pengawas, kepala sekolah dan guru dilaksanakan pihaknya, lanjut Mantan Sekwan DPRD Kerinci tersebut dikarenakan adanya kelebihan guru disuatu sekolah, yang berakibat pada tidak maksimalnya proses belajar dan mengajar yang diikuti peserta didik disekolah yang ada dalam Kabupaten Kerinci.

Selain itu, dampak dari menumpuknya guru juga berdampak buru pada guru itu sendiri, terutama dalam upaya untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi guru.

Selain itu ada juga permasalahan lain disejumlah sekolah, seperti guru, pengawas, kepala sekolah telah habis masa tugas.

Sehingga terjadi kekosongan di sekolah tersebut. "Juga dikarenakan adanya guru pensiun, kepala sekolah pensiun, pengawas pensiun, insyaallah segera dilaksanakan. Dalam waktu dekat," jelasnya.

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved