Mahasiswa Temukan Sekat Ruang Candi

Selama 10 hari, mereka melakukan penggalian yang kemudian hasilnya dilaporkan ke Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi jambi,

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Duanto AS
TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 50 orang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menggali bagian dari Candi Kedaton, di kompleks Percandian Muaro Jambi. Itu terkait kegiatan kuliah kerja lapangan (KKL) selama 10 hari.

Penggalian itu untuk menemukan struktur tembok dan pondasi, sebagai pembatas ruang yang belum terangkat ke permukaan. Ciri khas itu menjadi keunikan candi tertua yang telah ada sejak abad VII.

"Kita menemukan struktur pembatas ruang. Itu ciri yang ada di Jambi membedakan dengan candi lainnya," ujar Cecep Eka Permana, dosen pendamping KKL, saat ditemui di Bandara Sultan Thaha, Kamis (20/7).

Selama 10 hari, mereka melakukan penggalian yang kemudian hasilnya dilaporkan ke Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi jambi, untuk ditindaklanjuti. Hasil temuan itu merupakan upaya hasil kerjasama dengan BPCB Jambi.

"Ini mata kuliah dengan kerja ekavasi kemudian dilanjutkan dengan pemugaran BPCB," ujar Cecep.
KKL juga mengajarkan bagaimana penelitian arkeologi yang dilakukan mahasiswa UI angkatan ke-3.

"Pertama, dari sisi akademik, merupakan latihan mahasiswa untuk melakukan latihan penelitian. Kalau dari sisi candi, kita menampakan struktur yang selama ini ada di dalam tanah. Sedangkan manfaat BPCB untuk membantu mereka sebelum pemugaran," ujar Cecep.

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved