Pedagang Kecewa tak Dapat Lapak Sementara di Pasar Kramat Tinggi
Pada proses pembangunan pasar Kramat Tinggi, pedagang yang ada di lokasi pasar di relokasi sementara
Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: bandot
TRIBUNJAMBI.COM - Pada proses pembangunan pasar Kramat Tinggi, pedagang yang ada di lokasi pasar di relokasi sementara, namun sayangnya sejumlah pedagang mengaku kecewa dengan pembongkaran lapak yang dinilai mendadak ini.
Seperti dikatakan M Ali, pedagang di pasar Kramat Tinggi , dia mengaku tidak menerima surat resmi dari pemerintah perihal pembongkaran serta relokasi sementara ini.
"Banyak pedagang yang tidak mendapat lapak di lokasi relokasi sementara ini, karena lapak sudah penuh," keluhnya
Dijelaskan Ali, pedagang yang menghuni lapak sementara ini malah kebanyakan dari luar pasar. "Sementara kami yang memang pedagang yang sudah lama berjualan di pasar Kramat Tinggi tidak mendapat lapak, jumlah kami lebih dari 10 orang yang belum mendapat lapak," ujarnya.
Sementara Kabid Perdagangan Suparno saat dikonfirmasi membenarkan jika akan adanya pemindahan kios tersebut, dan pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada pedagang
"iya saya pun sudah memberi tau sebelumnya tentang pencabutan undian hari ini,"terang nya.
Suparno juga menjelaskan bahwa sebelum nya sudah mengundang para pedagang guna membahas renovasi pasar dan untuk sementara para pedagang akan di pindahkan.
"pihak kami juga sudah mengundang dan mengsosialisasikan kepada pedagang bahwasanya tempat sekarang akan di renovasi dan untuk tempat sementara kami sudah siap kan,"ujarnya.
Seperti diketahui relokasi ini dilakukan untuk menertibkan pedagang, nantinya pada lokasi pembongkaran ini akan dibangun pasar permanen. Lokasi pembangunan pasar rakyat tersbeut akan dibangun di bagian belakang pasar. Rencana bentuk bangunan berupa bangunan satu atap, yang didalamnya nanti akan dibangun puluhan Kios dan Los serta sarana kantor pengelola, mushola, ruang keamanan dan binsel yang bisa digunakan untuk kegiatan lain di pasar Keramat Tinggi.
Didalam satu atap akan dibangun 35 unit Kios dan 135 unit Los. Untuk luas lokasi pembangunan sekitar 66,8 x 43,5 meter. Sementara untuk ukuran bangunan Kios 2x3 meter dan untuk Los 1,5 x1,05 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/angso-duo-becek_20170630_143929.jpg)