Jalan dan Jembatan Ambruk akibat Banjir, Warga Ngungsi ke Rumah Keluarga

TRIBUNJAMBI.COM, PANGKAL PINANG - Sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan dilaporkan mengalami

Jalan dan Jembatan Ambruk akibat Banjir, Warga Ngungsi ke Rumah Keluarga
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
26062017_banjir2

TRIBUNJAMBI.COM, PANGKAL PINANG - Sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat banjir di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung. Genangan banjir masih bertahan, memaksa sebagian besar warga mengungsi ke rumah-rumah keluarga mereka yang dinilai aman.

"Jalan di Desa Lintang Kecamatan Simpang Renggiang lumpuh total. Belum ada kendaraan yang bisa melintas," katata Kepala Bagian Protokol Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, M Ali, Minggu (16/7/2017).

Terhambatnya akses transportasi juga disebabkan jembatan yang ambruk terseret arus banjir. Tiga jembatan yang sudah teridentifikasi terputus yakni jembatan Kampung Gunung, Jembatan Batu Penyok dan Jembatan Bantan.

(Baca: Jembatan Penghubung Antar Desa di Perbatasan Sebatik Ambrol)

Kerusakan jembatan mengakibatkan akses antar Kecamatan Dendang, Kecamatan Renggiang dan Kecamatan Membalong ikut terhambat. Selain jalan dan jembatan, tiang listrik di Desa Air Balok Nangka, Kecamatan Dendang roboh melintang di jalan.

Petugas di tengah guyuran hujan masih berusaha mengevakuasi serta memperbaiki jaringan yang terputus.

"Jalan tengah menuju Tanjung Pandan dari Manggar belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," ujar M Ali.

Ketinggian air di pemukiman warga berkisar tiga puluh sampai delapan puluh sentimeter. Kondisi hujan membuat genangan banjir masih bertahan.

"Petugas telah bergerak di lapangan. Kami juga banyak menerima informasi dari warga. Mereka semua butuh bantuan," ucapnya.

PenulisKontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur

Editor: ridwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved