Jadikan Raskin Untuk Pakan Ayam, Warga Juga Endapkan Rastra di Rumah, ini Alasannya

Data yang dihimpun di lapangam beras Raskin yang tak layak konsumsi tersebut, menyebar di desa Ujung Pasir, Koto Tuo Ujung Pasir, Desa Kayu Aro Ambai

Jadikan Raskin Untuk Pakan Ayam, Warga Juga Endapkan Rastra di Rumah, ini Alasannya
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE
Ilustrasi: Pembagian raskin di Koto Lanang, Kecamatan Air Hangat Timur 

Secara terpisah Kasi distribusi Raskin Bulog Subdivre Kerinci, Armianto dikonfirmasi mengatakan belum mendapatlan informasi mengenai hal tersebut.

Akan tetapi pihaknya akan melakukan pengecekan dilapangan. "Kita akan turun kalau memang benar, lakukan pengecekan di desa tersebut," katanya

Kalau memang benar beras dari pemerintah tersebut tak layak konsumsi maka Bulog bersedia mengganti beras tersebut. 

Data yang disampaikan Kepala Seksi Pelayanan Pelanggan (PP) Bulog Sub Drive Kerinci, Armianto jatah beras Rastra/Raskin di Kerinci sesuai data alokasi penyaluran (DPA) dari Pemkab Kerinci.

Armianto mengatakan untuk penerima manfaat rumah tangga sasaran (RTS-PM) Kabupaten Kerinci pagu beras Rastra tahun 2016 sekitar 3.548 ton.

Dengan jumlah penerima RTS-PM 19.715 jiwa. Sedangkan pada tahun 2017 sekitar 3.193 ton/tahun dengan jumlah RTS-PM 17.744 jiwa. Ia menyebutkab rata-rata jumlah penerima mengalami penurunan, sesuai dengan jumlah warga kaategori penerima Rastra yang juga turun.

Utuk kota Sungai Penuh, jumlah peberima Rastra RTS-PM tahun 2017 mengalami penurunan 2,5 persen dari penyaluran rastra sekitar 584 ton per tahun, dengan jumlah 3.049 jiwa.

Pada tahun ini menurun menjadi sekitar 493 ton rasta yang disalurkan Kota Sungaipenuh. "Hanya dua kecamatan yang Penerima RTS-PM bertambah, Tanah Kampung dan Sungaipenuh. Tapi kecamatan lain berkurang," katanya.

Penulis: hendri dede
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved