FOTO: Omzet Laundry Meningkat Hingga 300 Persen

Minat masyarakat memakai jasa cuci baju atau laundry dan setrika pakaian usai libur lebaran masih tinggi. Omzet yang didapat pun naik

FOTO: Omzet Laundry Meningkat Hingga 300 Persen
TRIBUN JAMBI/NIKO FIRMANSYAH

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Minat masyarakat memakai jasa cuci baju atau laundry dan setrika pakaian usai libur lebaran masih tinggi. Omzet yang didapat pun naik 300 persen dibanding hari biasa.

Satu diantara seorang pengusaha laundry dikawasan Pagar Drum, Aisha mengatakan bisa meraup omzet Rp 800 ribu/hari di momen setelah Lebaran. Di hari biasa, Aisha meraup omzet sekitar Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu sehari.

"Biasanya paling tinggi Rp 300 ribu perhari. Tapi sekarang rata-rata itu omzetnya bisa sampai hampir Rp 1 juta per hari, berarti kan kenaikannya lumayan," katanya kepada Tribun, Sabtu (9/7).

Ia mengatakan, puncak permintaan terhadap jasa laundry dan setrika pakaian terjadi saat H-7 lebaran dan H+4 lebaran. Saat itu, kata Aisha, ia bisa mendapat omzet hingga Rp 1,3 juta/hari.

Hal senada dikatakan Pemilik loundry di kawasan Karya Maju, Nona, mendapatkan omset sebesar 200 persen dibandingkan hari biasa.

Ia menjelaskan, naiknya omzet yang didapat karena masyarakat sekarang lebih mencari yang simpel tanpa harus menguras tenaga mereka.

"biasanya cuma loundry aja sekarang masih suasana libur pelanggan tetap antusias,kebanyakan ditempat saya setrika baju yang meningkat," ujarnya.

09072017_laundry
Laundry (TRIBUN JAMBI/NIKO FIRMANSYAH)

Bahkan ia mengatakan ada yang memasukan 20 kilogram pakaian dan celana di hari kemarin.

"Sda ibu ibu PNS bawak banyak sekali pakaian untuk di cuci dan setrika. Jadi memang tahun ini pelanggan luar biasa banyak," katanya.

Ia menambahkan selain setrika pakaian kebanyakan yang laundry di tempatnya adalah karpet dan seprai tempat tidur.

Dia memperkirakan, kalau peningkatan permintaan penggunaan jasa laundry dan setrika pakaian bakal terjadi hingga seminggu ke depan. Sebab, saat ini libur sekolah masih berlangsung.

"Prediksi kami hari ini sebetulnya sudah terakhir, tetapi karena libur sekolahnya masih ada yang lama sampai minggu depan, jadi kayanya sampai dua minggu lagi masih tinggi," pungkasnya.

Penulis: Niko Firmansyah
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved