Ceria Taksi Pilih Bergabung

Bagi Ceria Taksi kehadiran angkutan berbasis aplikasi sudah hal yang tidak bisa dipungkiri lagi sebab sudah menjadi kebutuhan masyarakat.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Nani Rachmaini
IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN - Bagi Ceria Taksi kehadiran angkutan berbasis aplikasi sudah hal yang tidak bisa dipungkiri lagi sebab sudah menjadi kebutuhan masyarakat.

Kehadiran angkutan berbasis aplikasi tersebut karena kebutuhan masyarakat yang ingin serba praktis.

Sejauh peraturan yang dijanjikan pemerintah dapat ditegakkan pihaknya tetap welcome. Bahkan pihaknya sudah berkomunikasi guna menjajaki kerjasama.

" Kami welcome sejauh pemerintah menjadi penengah dan membuat peraturan," Penanggung Jawab, Ceria Transportasi, Sandri Yutardo.

" Kami sadar ini kebutuhan masyarakat. Kami membuka kesempatan bagi masyarakat silahkan memilih sesuai dengan kebutuhan," tambahnya.

Bahkan Ceria Taksi sudah menyiapkan jauh-jauh hari sebelum angkutan berbasis aplikasi tersebut masuk ke Jambi dengan sistem aplikasi berbasis Android.

Ceria Taksi menawarkan pemesanan mulai di pinggir jalan, telepon sopir, sistem aplikasi, hingga Go Car.

Mau tak mau pihak perusahaan mengikuti sistem mereka." Karena saya sudah melakukan pihak pembicaraan dengan mereka," ujar Sandri.

Yang dikhawatirkan ke depannya terkait nasib dari taksi konvensional, jika tidak ada upaya pemerintah tentu akan tergerus.

" Jika mampu kami mampu ya bertahan, jika tidak ya boleh buat," ujarnya.

Penyesuaian Tarif

50 taksi beroperasi di jalan, diharapkan tetap bertahan dengan adanya taksi berbasis aplikasi. " Kita tak mungkin menolak mereka dan kita menyesuaikan," ujarnya.

Dalam sehari rerata penumpang ceria taksi dapat mencapai 400 hingga 500 orang, bahkan saat ada event dapat mengalami peningkatan.

Diprediksi akan menurun dengan adanya taksi berbasis aplikasi, penyesuaian dengan keadaan tersebut. Dalam 3 bulan pertama sampai 10 hingga 20 persen mengalami penurunan.

Tak dipungkiri tarif Rp 4500 per kilometer dapat turun dengan pembauran ini, menjadi Rp 3500 sesuai dengan apa yang digunakan Go Car.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved