Angkutan Berbasis Aplikasi, Siapa Diuntungkan? Ini Analisa Pengamat Pantun Bukit
Sedangkan yang dirugikan adalah taksi konvensional, sehingga mereka harus berkerja keras untuk mempertahankan konsumen.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN - Praktisi Ekonomi Jambi, Pantun Bukit menilai pihak yang diuntungkan dengan adanya angkutan berbasis aplikasi ini tentunya masyarakat sebab mereka banyak mendapat alternatif pilihan transportasi sesuai dengan kebutuhan.
Sedangkan yang dirugikan adalah taksi konvensional, sehingga mereka harus berkerja keras untuk mempertahankan konsumen.
Mereka harus mempertahankan jumlah penumpang yang sama, dan pasti ada penurunan jumlah penumpang jika mereka tidak berkerja keras.
Di Jambi dengan perekonomian yang stabil, sebenarnya penumpang taksi belum signifikan, jumlah tersebut yang diperebutkan.
Jika saja mereka berkerja keras dengan meningkatkan etos kerja dan pelayanan maka akan mendapatkan penumpang.
Taksi konvensional harus meningkatkan pola kerja agar dapat bertahan. Sementara jika mereka bergabung, harus ada perubahan regulasi.
Bahkan taksi konvensional harus menyesuaikan tarif agar tidak ditinggalkan konsumen.
Saya prediksi dalam 2 hingga 3 tahun masih akan tertatih perjalan angkutan berbasis aplikasi namun setelah itu akan menjadi pilihan pelaku ekonomi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/taksi-online-murah_20170417_093620.jpg)