Jumlah Investor Naik Drastis

Perkembangan investor di pasar Modal Jambi meningkat drastis. Dari data yang diperoleh, sejak hadirnya jumlah investor di Jambi naik hingga 83 persen.

Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini
REUTERS/CHINA DAILY
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- ‎Perkembangan investor di pasar Modal Jambi meningkat drastis. Dari data yang diperoleh, sejak hadirnya jumlah investor di Jambi naik hingga 83 persen.

Kepala Kantor BEI Jambi Gusti Ngurah menjelaskan, pasar modal di Jambi sudah diperkenalkan sejak 2015 lalu. Katanya, tahun pertama mereka hadir dalam setahun investor hanya 1.892, kemudian bergerak ke tahun kedua sebanyak 3,259 investor dan di tahun ketiga menjadi 3,992‎ investor atau naik sebanyak 2,494 investor.

Tahun pertama berdiri mereka belum begitu banyak transaksi yang beredar, namun perhitungan di tahun kedua transaksi sebanyak Rp 1,163 triliun. Pergerakan transaksi juga terjadi drastis seperti jumlah investor.

Hingga Juni 2017 lalu, transaksi yang beredar hampir Rp 1 triliun, angka pastinya sekitar Rp 964 milyar. Gusti menyebut, jumlah transaksi akan meningkat lagi hingga akhir tahun.

"Itu dihitung per enam bulan sudah hampir sama dengan setahun tahun lalu," ungkap Gusti.

Gusti menyebut, sebaran investor terbanyak yakni Kota Jambi karena memang pelaku ekonomi didominasi di Kota Jambi, kemudian jumlah investor terbanyak kedua berasal dari Kabupaten Muarobungo namun target akan buka di Muara Bulian dan Kerinci .

Meningkatnya transaksi di pasar modal, ternyata juga seimbang dengan meningkatnya investor muda di Jambi. Dimana BEI juga menggandeng berbagai universitas dan sekolah untuk menarik minat mahasiswa dalam berinvestasi.

"Kami juga saat ini terus gencar menggelar sekolah pasar modal dan edukasi lainnya sebagai upaya untuk menarik minat investor muda terutama dari kalangan mahasiswa,.

Guna memberikan kemudahan bagi investor muda dikalangan mahasiswa, pihaknya membangun sejumlah fasilitas untuk mengakses dan mendapatkan informasi penjelasan yang terkait dengan pasar modal.

"Di kampus-kampus kami mempunyai yang namanya galeri pasar modal, di situ mahasiswa dapat mendapatkan informasi terkait pasar modal," katanya menambahkan.

Sedangkan untuk syarat mendaftarkan sebagai investor sendiri hanya cukup dengan KTP, buku tabungan dan uang 100 ribu .‎

"Daripada nabung di rumah lebih baik nabung saham di pasar modal," pungkasnya. (zak)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved