Orang Tenggelam
Siswa SMP Tewas di Waterboom, Lima Orang Saksi Diperiksa Polisi
Suasana haru menggelayuti perasaan pasangan suami istri Makmun dan Sukar. Pasalnya, mereka baru saja ditinggal
TRIBUNJAMBI.COM, TANGERANG - Suasana haru menggelayuti perasaan pasangan suami istri Makmun dan Sukar.
Pasalnya, mereka baru saja ditinggal pergi putranya, yakni Samsul (14).
Samsul tewas tenggelam di Kolam Renang Gajah, Jalan Baru Sentiong, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada Rabu (28/6/2017) sore.
Bocah kelas 2 SMP itu meninggal dunia di waterboom saat berlibur bersama sanak keluarganya.
Orantuanya yang bermukim di Kampung Pabuaran RT 01 / RW 05 Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang pun merasa terpukul akibat insiden tersebut.
Kasus ini kini ditangani oleh jajaran Polsek Balaraja. Kapolsek Balaraja, Kompol Wiwin Setiawan menyebut pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut.
"Sudah ada 5 orang saksi yang kami lakukan pemeriksaan," ujar Wiwin kepada Warta Kota di Mapolsek Balaraja, Kamis (29/6/2017).
Kelima orang yang menjalani pemeriksaan di antaranya pegawai waterboom, teman korban, dan anggota keluarga korban.
Petugas juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Lokasi sekitar kejadian sudah dipasangi garis polisi. Tapi kolam renang masih buka dan beroperasi pada hari ini," ucapnya.
Jasad korban pun sudah dilakukan otopsi di RSUD Balaraja guna keperluan lebih lanjut. Dan hasilnya pun sudah diketahui pihak polisi.
"Dugaan sementara korban memang sedang kurang sehat saat itu," kata Wiwin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/29062017_tewas_tenggelam_20170629_232107.jpg)