Kamis, 9 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Femallenials

GALERI FOTO: Tak Sekedar Jargon, Harus Langsung Diamalkan

SEMANGAT pancasila kembali digalakkan Pemerintah Indonesia. Jargon Saya Indonesia, Saya Pancasila terdengar nyaring terutama

Penulis: rida | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/ALDINO

TRIBUNJAMBI.COM - SEMANGAT pancasila kembali digalakkan Pemerintah Indonesia. Jargon Saya Indonesia, Saya Pancasila terdengar nyaring terutama di kalangan millenial.

Gadis Jambi Wakil I Tahun 2017 Popi Ramadhanti M mengatakan pancasila seperti penunjuk arah Bangsa Indonesia.

"Sudah merupakan pedoman turun temurun yang susah payah dirumuskan dan dipertahankan hingga sekarang," katanya, pekan lalu.

18062017_poppy
Poppy (TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Popi menilai, sudah menjadi tugasnya dan generasi penerus bangsa, untuk terus mengamalkan dan mempraktekkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Jadi tidak hanya cuma berkoar-koar, melainkan langsung mengaplikasikan ke dalam kehidupan," ungkapnya.

Disadari Popi, tugas itu tidaklah mudah. Namun sebagai generasi muda, Ia harus ikut berkontribusi langsung dalam upaya pembangunan Indonesia yang lebih baik.

18062017_poppy
Poppy (TRIBUN JAMBI/ALDINO)

"Saya harap penerapan pancasila kepada kalangan muda dapat seperti snowball effect, semakin digulingkan akan semakin besar," katanya.

"Hal paling sederhana adalah mulai belajar untuk menerapkan nilai-nilai positif pancasila tersebut ke kehidupan pribadi kita dahulu. Karena perubahan, dimulai dari diri kita sendiri. Jadi jangan takut untuk berubah. Jika kita saja takut untuk merubah diri kita sendiri, kira-kira bagaimana dunia akan berpikir untuk merubah dirinya kelak?," pungkasnya.

18062017_poppy
Poppy (TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Ingat Jasa Pahlawan

ADANYA gerakan yang ingin mengubah pancasila sebagai dasar negara sangat disayangkan Popi. Menurutnya itu adalah upaya yang ingin memecah belah bangsa.

"Sedihnya, bahkan berasal dari tanah air sendiri. Tentu saja saya tidak sepakat jika ada yang ingin menggantikan pancasila," ungkapnya.
Menurut Popi, pancasila sudah menjadi jati diri dan salah satu saksi bisu kemerdekaan.

"Pancasila adalah kita. Pancasila adalah Indonesia. Mengubah Pancasila, berarti mengubah NKRI. Mengubah NKRI berarti mengubah sejarah. Jika sudah begitu, lantas, mau dikemanakan jasa para pahlawan yang tidak kenal lelah untuk memperjuangkan NKRI?," ucapnya.

Nukilan POPI

Nama lengkap: Popi Ramadhanti M
Nama panggilan: Popi
Tempat tanggal lahir: Jambi, 21 Januari 1998
Nama orang tua: Evanti dan drs Posma Marpaung (alm)
Pendidikan/p: Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi
Prestasi yang dimiliki:
1. Gadis Jambi Wakil I Tahun 2017
2. Duta Mahasiswa GenRe BKKBN Harapan II Putri Provinsi Jambi Tahun 2016
3. Duta Mahasiswa Juara II Putri Kota Jambi Tahun 2016
4. Gadis Kota Jambi 2014
5. Miss Sophie Paris Runner Up II Indonesia 2014
6. Miss Sophie Paris Area 2 2014

Akun instagram @popirmdhnt

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved