EDITORIAL

Warga tak Perlu Panik

Meski suasana dalam Lapas sudah terkendali, ratusan aparat kepolisian terlihat masih siaga di lokasi. Lapas masih dalam penjagaan ketat aparat.

Editor: Duanto AS

LAPAS Klas II A Jambi kembali kondusif pasca hujan deras dan banjir yang mengakibatkan robohnya dinding penjara.

Satu persatu tahanan yang kemarin sempat kabur mulai ditangkap, bahkan beberapa di antaranya menyerahkan diri.Pengakuan seorang napi yang kabur, kalau tak lari menyelamatkan diri bisa-bisa menjadi korban dari derasnya terjangan air bah.

Meski suasana dalam Lapas sudah terkendali, ratusan aparat kepolisian terlihat masih siaga di lokasi. Lapas masih dalam penjagaan ketat aparat.

Terhitung sudah 24 narapidanai sudah diamankan dari 43 yang kabur. Kakanwil Kemenkum-HAM Jambi, Bambang Palasara mengimbau agar para napi yang masih berada di luar untuk segera menyerahkan diri.

Kapolresta Jambi AKBP Fauzi Dalimunte mengimbau agar masyarakat Kota Jambi tidak perlu panik.. Pasalnya, pihak kepolisian secara terus menerus melakukan pengamanan dan patroli di Kota Jambi. Warga yang mengetahui keberadaan napi yang melarikan diri diminta juga melaporkan keberadaan mereka.

Selain memburu tahanan yang masih kabur, pihak Kanwil KemenkumHAM kini juga dihadapkan dengan PR untuk merehabilitasi Lapas. Minimal untuk kembali membangun pagar yang jebol akibat banjir besar, Selasa hingga Rabu dinihari lalu.

Bambang Palasara mengatakan pembangunan tembok lapas, pihaknya akan mengupayakan pembangunan secepatnya.

Tembok lapas yang jebol kemarin menurutnya juga sudah layak untuk diganti, pasalnya usianya sudah puluhan tahun dan belum direnovasi.

Namun hingga Kamis (15/6) siang belum terlihat upaya pembangunan kembali tembok yang roboh. Tembok lapas masih terbengkalai seperti sehari sebelumnya saat runtuh diterjang banjir.

Memang Lapas Klas II A Jambi beberapa bulan terakhir sepertinya tak pernah lepas dari masalah, setelah sebelumnya terbakar karena protes warga binaan, kini pagar pembatas rata dengan tanah karena banjir.

Ditarik benang merah permasalahan di Lapas dipicu adanya over kapasitas warga binaan. Memang selayaknya perlu ada solusi permanen untuk mengatasi hal ini.

Pemerintah Provinsi maupun Kota Jambi juga mesti turun tangan untuk membantu. Untuk saat ini prioritas yakni perbaikan pagar dan sarana yang rusak akibat banjir yang perlu segera dibenahi.

Gubernur Jambi Zumi Zola mengaku pemprov akan membantu biaya perbaikan dinding Lapas. Bantuan nantinya akan dilakukan secara bertahap.

Dan yang terpenting agar tidak kembali terulang tugas pemerintah daerah mencari titik penyebab banjir. Kalau memang drainasenya yang bermasalah mesti harus segera dibenahi.

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved