Sarolangun Kekurangan Dokter Hewan, Pakai Sistem Keroyokan di Daerah Sulit

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Sarolangun hingga saat ini masih kekurangan dokter hewan.

Penulis: Herupitra | Editor: bandot
net
Ilustrasi dokter hewan 

TRIBUNJAMBI.COM - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Sarolangun hingga saat ini masih kekurangan dokter hewan.

Kondisi ini tentunya akan menjadi kendala dalam penanganan masalah kesehatan hewan.

Hal ini diungkapkan oleh Pltu Disnakan Kabupaten Sarolangun, Asnawi kemarin. Dikatakannya, saat ini Disnakan Kabupaten Sarolangun hanya memiliki tujuh orang dokter hewan.

“Kita masih kekurangan dokter hewan. Sekarang cuma ada tujuh orang,” ujar Asnawi.

Diungkapkannya, dari tujuh orang dokter hewan tersebut tidak semuanya bertugas di lapangan. Dimana dua orang diantaranya harus bertugas di Kantor Disnakan.

“Kalau untuk lapangan hanya lima orang, karena dua orang tugas di kantor,” sebutnya.

Dijelaskannya, dengan jumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Sarolangun sebanyak 10 kecamatan. Tentunya satu orang dokter hewan akan menangani dua kecamatan.

“Kalau lima orang di lapangan, otomatis satu dokter hewan akan memegang dua kecamatan,” ungkapnya lagi.

Saat ditanya mengenai daerah yang jauh dan medan jalan susah dilalui. Seperti kecamatan Batangasai, Pauh, Air Hitam dan Mandiangin, apakah menggunakan pola kerja yang sama.

“Kalau daerah seperti Batangasai, atau daerah yang jalannya susah dilalui, kita gunakan sistim keroyok. Semua dokter hewan turun,” paparnya.

Menurutnya, sejauh ini ternak petani berupa sapi dan kerbau selalu dilakukan pengecekan dan diberi vaksin. Apalagi menjelang lebaran, pengecekan kesehatan rutin dilaksanakan.

“Ternak petani yang mau dipotong nanti harus steril dari penyakit. Makanya kita terus lakukan pengecekan kesehatannya,” tuturnya.

Menurutnya, dengan luas wilayah kabupaten Sarolangun saat ini. Jumlah dokter hewan minimal 10 orang, satu dokter hewan akan memegang satu kecamatan.

“Minimal satu orang satu kecamatan, Kita berharap kedepannya dokter hewan di Sarolangun akan bertambah jumlahnya,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved