Temuan Keramik Suku Thai di Tanjab Timur

Polres Tanjung Jabung Timur menyerahkan 55 benda yang diduga cagar budaya kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timut, Selasa (6/6).

Temuan Keramik Suku Thai di Tanjab Timur
IST
Polres Tanjung Jabung Timur menyerahkan 55 benda yang diduga cagar budaya kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timut, Selasa (6/6). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Leonardus Yoga

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polres Tanjung Jabung Timur menyerahkan 55 benda yang diduga cagar budaya kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timut, Selasa (6/6).

Benda yang dititipkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi itu, antara lain guci 12 buah, tempayan enam buah, mangkuk 31 buah, vas empat buah, dan wadah berkaki dua buah.

Kepala BPCB Jambi, Muhammad Ramli, mengatakan sangat mengapresiasi pihak terkait atas penemuan benda-benda itu. "Semakin banyak koleksi benda cagar budaya kita," katanya, Selasa (6/6).

Benda-benda itu diduga berasal dari Thailand dan diperkirakan dari abad 14-15. Itu terlihat dari kerang-kerang yang menempel di guci, terlihat sudah berabad abad. "Dilihat dari ukirannya, berasal dari Suku Thai," ungkapnya.

Dia menuturkan penemuan ini awalnya dari tiga mobil yang mencurigakan. Setelah diperiksa, ternyata ditemukan ada banyak benda antik. "Masih belum tahu rencana mau dijual ke mana," kata M Ramli.

Pihaknya akan segera menguji di laboratorium untuk menentukan kepastian dari benda peninggalan ini. Ramli mengatakan Tanjabtim berpotensi besar masih memiliki berbagai benda ataupun situs bersejarah. "Dulunya juga jadi perlintasan perdagangan," katanya.

Dia berharap kepada masyarakat, jika menemukan benda-benda yang diduga cagar budaya, seperti guci, ataupun tempayan, bisa diberikan kepada BPCB. "Karena sejarah itu tidak ternilai," katanya.
Acara penyerahan dihadiri Wakil Kapolres Tanjabtim, Wakil Bupati Tanjabtim dan Kepala BPCB Jambi.

Sementara itu, pegiat budaya dan sejarah di Jambi, Abdul Haviz, mengatakan mengapresiasi hasil kerja yang BPCB Jambi, polisi dan seluruh pihak yang menyelamatkan benda cagar budaya. Dalam penyerahan benda cagar budaya itu, Abdul Haviz yang biasa disapa Ahok itu mengatakan penyerahan oleh Kabag Ops Polres Tanjabtim Kompol Ali Sadikin dan Pemkab Tanjabtimur.

Pemuda yang aktif di lembaga Padsamana di kompleks Percandian Muarojambi itu mengatakan kemungkinan cukup banyak benda bersejarah yang berada di bawah air. Dia menuturkan satu di antaranya kapal berukuran cukup besar yang belum terangkat.

"Mengingat di sana dulu kan jalur perdagangan. Jadi mungkin masih banyak jugo yang tenggelam di bawah, ratusan tahun," ujarnya.

Penulis: Leonardus Yoga Wijanarko
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved