Hari Ini DPRD DKI akan Tetapkan Pengunduran Diri Ahok dan Djarot Gubernur Definitif

Dalam rapat istimewa nanti, juga akan diusulkan pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjadi gubernur definit

Hari Ini DPRD DKI akan Tetapkan Pengunduran Diri Ahok dan Djarot Gubernur Definitif
KOMPAS.COM/TRIBUNNEWS.COM/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Ilustrasi: Gedung BPK, Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Gedung KPK. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA – Hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta, menetapkan rapat paripurna istimewa yang membahas pengunduran diri Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama akan digelar pada Rabu (31/5/2017) hari ini.

Dalam rapat istimewa nanti, juga akan diusulkan pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjadi gubernur definitif.

"Rapat paripurna istimewa pengunduran dri Ahok dan pengajuan Wagub Djarot ‎menjadi Gubernur DKI sisa jabatan 2012-2017 akan dilaksanakan pada Rabu pukul 14.00 WIB," kata Ketua Bamus, Prasetyo Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (30/5/2017) kemarin.

Dalam rapat juga disepakati, dalam pengunduran diri Ahok, DPRD akan menggunakan Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, pasal 173 yang mengatur pemberhentian kepala daerah.

Pasal 173 ayat 1 menyebutkan, wakil gubernur menggantikan gubernur yang berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri, atau diberhentikan. Sdangkan Pasal 173 ayat 2 menyebut DPRD provinsi menyampaikan usulan pengesahan pengangkatan wakil gubernur menjadi gubernur kepada presiden melalui menteri untuk disahkan pengangkatannya sebagai gubernur.

Menanggapi penggunaan pasal tersebut, pihak eksekutif yang diwakili Sekda, Saefullah menyatakan sepakat dengan usulan penggunaan UU pilkada tersebut. Pada prinsipnya, sebut Sekda, eksekutif menginginkan pergantian berjalan cepat agar roda pemerintahan tidak terganggu.

"Memperhatikan apa narasi yg disampaikan oleh ketua, masukan UU 10/2016. Eksekutif setuju bila rapat paripurna istimewa dilaksanakan besok. Makin cepat makin baik, agar roda pemerintahan berjalan stabil," kata Saefullah.

Sementara pada pukul 16.00 WIB sore nanti, Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi DKI Jakarta dilanjutkan dengan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2016.

Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved