Sekda Tanggapi Kritikan DPRD Terhadap Kinerja OPD

Pihak eksekutif Kabupaten Sarolangun tanggapi pandangan legislatif terhadap LKPJ Bupati 2016, Jumat (15/5). Tanggapan kritikan dewan

Penulis: Herupitra | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI/HERUPITRA
Kursi untuk para pejabat terlihat kosong saat rapat paripurna DPRD Sarolangun, Selasa (29/11). 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pihak eksekutif Kabupaten Sarolangun tanggapi pandangan legislatif terhadap LKPJ Bupati 2016, Senin (15/5). Tanggapan kritikan dewan terhadap OPD disampaikan Sekda Sarolangun, Thabroni Rozali.

Pada rapat Paripurna itu, menurut Sekda kritikan fraksi disampaikan dengan penuh kejujuran serta yang sebenarnya.

"Ini kan sesuai dengan poksinya, masukan yang baik serta kritikan yang membangun untuk Kabupaten Sarolangun," ujar Sekda mewakili Pj Bupati.

Terkait kritikan pada dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) terhadap perlunya bimbingan terhadap aparat pemerintahan desa, dalam pengelolan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (PD2DK).

"Nanti dinas terkait akan melakukan pelatihan kepala desa, Serta melakukan bintek pada perangkat desa dalam hal pengelolan dana yang ada di desa," kata Sekda.

Lanjutnya, terkait koreksi pada Dinas PU terhadap lemahnya pengawasan pada pengerjaan proyek infrastruktur pada tahun 2016. Ia mengakui, bahwa kendala utamanya ialah kurangnya tenaga pengawas sehingga sebagian pekerjaan ada yang tidak sesuai harapan.

"Masalah pengawasan pekerjaan pada dinas PU, jujur saja saat ini kita kekurangan tenaga pengawas. Namun koreksi ini akan menjadi perhatian kami untuk kedepannya," Jawab Sekda.

Sementara Wakil Ketua DPRD Sarolangun, Amir Mahmud saat ditemui awak media usai sidang paripurna mengatakan, bahwa Ia merasa puas dengan tanggapan yang disampaikan oleh Sekda Sarolangun.

"Kita puas dengan tanggapan yang disampaikan oleh pak Sekda tadi. Inikan jawaban terhadap pandangan fraksi-fraksi, sekarang ini kita lihat saja apakah itu akan dilaksanakan atau tidak," pungkas Amir.

Untuk diketahui, dalam pandangan fraksi pada paripurna Jumat (12/5) kemarin tidak hanya kinerja dinas PMD dan PU yang dikoreksi oleh Fraksi- Fraksi di DPRD Sarolangun. Namun hampir keseluruhan dari OPD yang ada tidak luput dari bidikan koreksi serta kritikan oleh perwakilan masyarakat Sarolangun.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved