Batanghari Kekurangan Tenaga Pengajar

Data di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batanghari, menunjukkan kekurangan tenaga pengajar baik tingkat SD maupun SMP.

MUARABULIAN, TRIBUN - Data di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batanghari, menunjukkan kekurangan tenaga pengajar baik tingkat SD maupun SMP.

Dikatakan Plt Kadis PDK, Jamilah melalui Kasubag perencanaan dan keuangan, Kurniawan tenaga pengajar untuk tingkat SD yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 1.732 orang dan non ASN sebanyak 725 orang. "Total tenaga pengajar untuk tingkat SD sebanyak 2.457 orang, untuk mengajar 212 sekolah," katanya, Rabu (3/5).

Sementara untuk tingkat SMP, tercatat 480 orang berstatus ASN dan 312 non ASN. "Total tenaga pengajar di tingkat SMP sebanyak 792 orang, untuk 54 sekolah," imbuhnya.

Dari perhitungan, dengan metode yang berbeda antara SD dan SMP, Batanghari kekurangan tenaga pengajar yang berstatus ASN sebanyak 1.200-an. "Untuk perhitungan kekurangan guru SD, dihitung dengan perbandingan kebutuhan guru sama dengan jumlah ruang belajar ditambah dengan guru agama dan guru Penjas, dan hasilnya terdapat kekurangan," bebernya.

Sementara untuk SMP, dihitung dari jam mengajar serta banyaknya ruang belajar. "Secara global, kekurangan 1.200-an," ujarnya.

Tenaga pengajar non ASN, berasal dari Guru Tetap Yayasan (GTY) dan tenaga honor, dan mereka mendapat insentif dari Dana Operasional Sekolah (DOS) yang bersumber dari APBD dan BOS dari APBN. "Solusi yang diambil untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar dengan GTY dan honorer," ujarnya.

Selain persoalan kekurangan tenaga pengajar ASN, persoalan pemerataan ASN juga terjadi disini, terutama untuk sekolah yang lokasinya jauh dari pusat kota kabupaten.

Dari data di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Batanghari kekurangan ASN kisaran 3.000 an, dan mayoritas kekurangan terjadi untuk tenaga pengajar dan tenaga kesehatan. (Sra)

Penulis: suci
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved