VIDEO: Sebanyak 22 Sumur Minyak Ilegal Ditutup Permanen di Bajubang
Sebanyak 22 sumur minyak ilegal hasil pengeboran warga di Bajubang, kabupaten Batanghari, ditutup oleh pihak Pertamina Field Aset 1 Jambi
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: bandot
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 22 sumur minyak ilegal hasil pengeboran warga di Bajubang, kabupaten Batanghari, ditutup oleh pihak Pertamina Field Aset 1 Jambi.
Terlihat, sejumlah material untuk menyedot minyak masih terpasang rapih, dengan mesin kendaraan roda dua untuk menarik minyak dari dalam tanah.
Tak jauh dari lokasi, kondisi sungai sudah hampir 100 persen sudah tercampur dengan minyak mentah hasil pengeboran ilegal. Terlihat sejumlah hewan seperti lalat mati tak berdaya ketika menghinggap didaunan didekat sungai.
"Seharusnya dikawasan hutan milik negara, mereka tidak boleh melakukan aktifitas segila ini. Ini gila sekali," ungkap Toto K Surata, Asisten Manager Security, PT Pertamina Aset 1 Field Jambi ketika melihat kondisi pengeboran minyak ilegal yang hanya berjarak tak jauh dari rumah warga.
Menurut Toto, jumlah sumur pengeboran minyak ilegal di kawasan hutan milik negara diprediksi mencapai puluhan sumur. "Kita baru melakukan penyisiran, tapi tidak begitu dalam. Kita sebelumnya memantau melalui alat drown, cuman tertutup pepohonan sawit," jelasnya.
Toto mengaku, khusus di Desa Pompa Air, setidaknya terdapat 22 sumur yang baru ditemukan dan kini masih dalam tahap penutupan permanen dengan material semen khusus.
Sementata itu, jarak beberapa meter sejumlah pengawalan ketat dilakukan baik dari pihak Kepolisian hingga TNI sambil berjaga disekitar lokasi penimbunan sumur.
"Kita sudah bekerja melakukan penutupan sumur sejak empat hari, ini sudah 15 sumur yang kita timbun, ada tujuh sumur lagi yang kita timbun" katanya.