Warga Kerinci Minta Raskin Disalurkan, Sudah Bayar Tapi Belum Dapat

Warga Kabupaten Kerinci mempertanyakan sampai belum juga tersalurnya beras Raskin ditingkat desa. Pasalnya terhitung sudah

Warga Kerinci Minta Raskin Disalurkan, Sudah Bayar Tapi Belum Dapat
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Warga Kabupaten Kerinci mempertanyakan sampai belum juga tersalurnya beras Raskin ditingkat desa. Pasalnya terhitung sudah empat bulan dari Januari ke April ini penyaluran Beras Sejahtera (Rastra) atau Raskin belum sampai ke masyarakat.

Sedangkan penerima rumah tangga sasaran RTS-PM di Kabupaten Kerinci sebelumnya sudah dijanjikan akan disalurkan.

"Kami heran kenapa Raskin belum juga sampai ke desa. Untuk di bagikan. Padahal sudah empat bulan, sejak januari hingga akhir bulan April 2017 belum kita terima," ujar Yanto warga di Kecamatan Danau Kerinci, Selasa (25/4).

Berbeda dengan tahun sebelumnya pada bulan Februari sudah di salurkan. Sehingga warga sudah menerimanya. "Tahun dulu bulan Februari beras sudah kita tebus di kantor Desa," katanya.

Yanto menambahkan meskipun nama beras Sastra tetapi warga yang ingin mengambilnya tetap membayar sesuai jumlah beras yang diterima. Di samping itu, dia mengakuu sudah membayar sebesar Rp80 ribu untuk ngambil beras Rastra yang didistribusikan Bulog. "Tapi yang tahun ini belum ada yang menerima. Kerinci belum, kalau Sungai Penuh sudah berjalan," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Pelayanan Pelanggan (PP) Bulog Sub Drive Kerinci, Armianto membenarkan pihaknya belum menyalurkan beras Rastra/Raskin di Kerinci.

Penyebabnya, jelas dia, data alokasi penyaluran (DPA) dari Pemkab Kerinci belum turun. Sedangkan Bulog masih menantikan data tersebut untuk melakukan distribusi ke masyarakat Kerinci.

Apalagi, kata dia, stok beras sudah tersedia di gudang penyimpanan beras.

"Kita sudah siap menyalurkan, stok sudah tersedia. Sekarang kita menunggu SPA (Surat Penyaluran Alokasi) dari Ekobang Pemda Kerinci. Tapi, kata pihak Ekobang masih di meja Bupati," ujarnya.

Armianto mengatakan untuk penerima manfaat rumah tangga sasaran (RTS-PM) Kabupaten Kerinci pagu beras Rastra tahun 2016 sekitar 3.548 ton. Dengan jumlah penerima RTS-PM 19.715 jiwa. Sedangkan pada tahun 2017 sekitar 3.193 ton/tahun dengan jumlah RTS-PM 17.744 jiwa. Ia menyebutkab rata-rata jumlah penerima mengalami penurunan, sesuai dengan jumlah warga kaategori penerima Rastra yang juga turun.

Utuk kota Sungai Penuh, jumlah penerima Rastra RTS-PM tahun 2017 mengalami penurunan 2,5 persen dari penyaluran rastra sekitar 584 ton per tahun, dengan jumlah 3.049 jiwa. Pada tahun ini menurun menjadi sekitar 493 ton rasta yang disalurkan Kota Sungaipenuh.

"Hanya dua kecamatan yang Penerima RTS-PM bertambah, Tanah Kmpung dan Sungaipenuh. Tapi kecamatan lain berkurang," katanya.

Secara terpisah Sekda Kerinci Afrizal mengakui untuk SPA masih dimeja bupati. Saat ini masih dalam proses pengajuan ke Bulog Kerinci. Ia mengatakan dalam waktu dekat ini akan segera didistribusikan ke masyarakat penerima Rastra.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved