Kasus Bunuh Diri

GALERI FOTO: Sebelum Mengakhiri Hidup, Remaja di Kerinci Ini Sempat Tinggalkan Pesan

Aksi nekat bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Kerinci. Senin sore (24/4) warga desa Bunga Tanjung, Kecamatan Setinjau Laut

GALERI FOTO: Sebelum Mengakhiri Hidup, Remaja di Kerinci Ini Sempat Tinggalkan Pesan
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
24042017_gantung diri

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Aksi nekat bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Kerinci. Senin sore (24/4) warga desa Bunga Tanjung, Kecamatan Setinjau Laut geger dengan seorang pelajar siswa SMK di Kota Sungai Penuh diketahui bernama Eko (16). Informasi yang diperoleh dilapangan kejadiannya sekitar pukul 15.00 Wib.

Keterangan yang disampaikan kakak korban, Yana saat itu ia sedang pergi ke Sungai Penuh. Sedangkan rumah sedang sepi. Kedua orangtuanya sedang pergi bekerja.

Sepulang dari pasar Sungai Penuh, Yana kaget ketika melihat adiknya sudah tergantung di kamar mandi. Dengan seutas tali.

24042017_gantung diri
Gantung diri (TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA)

"Saya langsung minta pertolongan uhang ," katanya saat dimintai keteragan polisi.

Setelah itu keluarganya dan juga warga sekitar ramai datang ke rumah. Untuj membantu korban hingga dibawa ke rumah sakit umum MH Thalib Kerinci. Namun korban tak tertolong lagi, karena sampai di rumah sakit sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Dokter sudah melakukan pemeriksaaan tapi sudah dakdo lagi," ucapnya

Dari keterangan pihak keluarga, selama ini korban tak ada masalah di rumah. Rahmat, keluarga korban yang membenarkan kejadian tersebut mengatakan korban selama ini dikenal baik. Menurut keluarga belum mengetahui pasti penyebab Eko sampai gantung diri. Karena tak ada masalah yang pernah terjadi.

24042017_tewas_meninggal
Jenazah Eko.(TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA)

"Kami dak nyangko jugo bisa seperti ini (gantung diri). Dia (Eko) orangnya baik. Dakdo masalah dalam keluarga," ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Setinjau Laut Iptu Harmen membenarkan kejadian itu. Bersama anggota, Kapolsek langsung datang kelokasi kejadian. Kapolsek melakukan identifikasi dan melihat kejadian. Di lokasi kejadian, dikatakan Kapolsek kejadian ini murni merupakan aksi gantung diri. Karena ditemukan seutas tali dan lokasi tempat korban melakukannya.

"Iya benar korban atas nama Eko gantung diri di kamar mandi rumahnya," kata Kapolsek.

Sedangkan keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Sehingga keterangan Kapolsek, bahwa korban tidak dilakukan otopsi.

Dari keterangan yang diperoleh di lapangan, sebelum meninggal korban sempat menuliskan pesan di kertas. Yang berisi mengenai permintaan maaf kepada orangtuanya. Dalam kertas itu juga korban mengatakan bahwa kemarin adalah hari terakhir baginya.

"Sempat ada nulis pesan kalau dia minta maaf ke orangtuanya, dan menyebut sebagai hari terakhirnya," kata salah seorang keluarga.

Hingga malam kemarin, ratusan warga ramai mendatangi rumah duka korban gantung diri di Bunga Tanjung. Ungkapan duka yang mendalam dari sanak keluarga maupun dari teman-teman korban yang datang melayat.

Simak terus Breaking News dengan topik Kasus Bunuh Diri, hanya di Tribunjambi.com

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved