Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

13 Korban Tertimbun di Lubang Tambang Emas Bertahan Hidup lewat Selang

Sebanyak 13 orang terjebak saat sedang menggali di dalam lubang tambang emas rakyat di Minahasa Utara, Kamis (13/4/2017).

Editor: Fifi Suryani
(KOMPAS.com/Ronny Adolof Buol)
Para penolong sedang berupaya menyelamatkan 13 korban yang terjebak di lubang tambang emas di Minahasa Utara. 

TRIBUNJAMBI.COM, MANADO - Sebanyak 13 orang terjebak saat sedang menggali di dalam lubang tambang emas rakyat di Minahasa Utara, Kamis (13/4/2017).

Ke-13 korban yang berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut adalah, Ubri, Diki, Karno, Wawan, Dian, Asep, Nana, Nono, Ugi, Opim, Ali, Aep, Ali. Mereka terjebak di dalam lubang saat lubang masuk berukuran 1,5 meter kali 1,5 meter sedalam 42 meter ini mengalami longsor.

"Saat longsor terjadi dan menutup lubang masuk, mereka berada di lubang percabangan lainnya yang dalamnya sekitar 40 meter," ujar Camat Dimembe Marco Karompong.

Hingga Jumat (14/4/2017) dini hari, upaya penyelamatan terus dilakukan. Warga yang membanutu proses evakuasi berusaha menggali dan menyingkirkan material longsoran memastikan bahwa para korban masih hidup.

"Kami masih bisa berkomunikasi dengan mereka lewat selang pernapasan," ujar Agus salah satu warga yang menbantu proses evakuasi.

Kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Regu penolong berusaha menyuplai minuman lewat selang pernafasan yang terbuat dari plastik agar mereka tetap bertahan.

"Minuman seperti susu, disalurkan melalui selang plastik. Selang itu tembus hingga ke titik para korban," jelas Kepala Desa Tatelu John Lausan. Sementara itu Kepala Basarnas Manado Budi C menjelaskan upaya penyelamatan awal diserahkan kepada para petambang.

"Mereka sudah terlatih di ruang yang sangat sempit. Kami berupaya membantu. Semoga para korban semuanya selamat," kata Budi. 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved