Adv

Sehari, 4 Rumah Dikunjungi Wali Kota Fasha

H. Syarif Fasha, Senin (10/4). Wali Kota Jambi itu mengunjungi warganya sesaat setelah ia memimpin apel di Dinas Kesehatan Senin pagi itu.

Sehari, 4 Rumah Dikunjungi Wali Kota Fasha
ist
Wali Kota Fasha membantu A. Rahman warga RT 04 Kelurahan Kenali Asam Atas Kecamatan Kotabaru naik ke atas kursi roda 

*Rujuk Balita Jantung Bocor dan Serahkan 3 Kursi Roda

JAMBI - Pembangunan sebuah daerah tidak hanya dilihat dari seberapa besar perhatian pemerintah kepada program fisik (infrastruktur). Namun perhatian yang lebih dari sosok kepala daerah juga dapat diwujudkan dari seberapa besar waktunya diberikan untuk rakyatnya.

Hal itu setidaknya tampak dari aktifitas Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha, Senin (10/4). Wali Kota Jambi itu mengunjungi warganya sesaat setelah ia memimpin apel di Dinas Kesehatan Senin pagi itu. Ia kemudian menyambangi rumah di 3 kecamatan setelah menerima pesan singkat dari ponselnya. Ia juga mendapat kabar dari RT dan Camat bahwa warganya tersebut sangat membutuhkan bantuan.

Ditengah-tengah aktifitasnya yang menggunung itu, Wali Kota Syarif Fasha yang aktif di social media itu langsung mengunjungi rumah Junaidi Abdillah dan A. Rahman di Kecamatan Kotabaru, Acih di Kecamatan Telanaipura, serta Aisyah di Kecamatan Danau Sipin, yang memang telah menantinya.

Wali Kota Fasha membantu Acih warga RT 16 Kelurahan Buluran Kecamatan Telanaipura mencoba kursi rodanya
Wali Kota Fasha membantu Acih warga RT 16 Kelurahan Buluran Kecamatan Telanaipura mencoba kursi rodanya (ist)

Saat menyambangi rumah Junaedi Abdillah, warga RT 26 Kelurahan Paal Lima Kecamatan Kotabaru, tampak kehadiran sosok Fasha bagaikan obat penawar yang memberikan secercah harapan.

Junaidi pun terlihat bahagia saat Fasha menjumpainya. Bapak dengan 2 orang anak ini memang sedang dirundung sedih karena buah hatinya Sandi Alfiansyah (3,5 tahun), mengidap penyakit jantung bocor (Patent Foramen Ovale/PFO).

Dihadapan Wali kota Fasha, Junaidi bercerita tentang awal mula bagaimana mereka mengetahui kondisi penyakit anak pertamanya itu, yang bermula saat kunjungan rutin mereka ke posyandu. Tumbuh kembang Sandi tidak signifikan untuk anak seusianya. Petugas medis yang penasaran, melakukan pemeriksaan lanjutan di RSUD Abdul Manap. Akhirnya diketahui Sandi menderita PFO yang telah dialami sejak kelahirannya

Pihak Dinkes Kota Jambi langsung bergerak cepat berkordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk segera merujuk Sandi ke Jakarta di Rumah Sakit Harapan Kita, dikarenakan rumah sakit rujukan Provinsi, RSUD Raden Mattaher tidak memiliki Dokter Spesialis Jantung Anak.

"Secara aturan dimungkinkan untuk merujuk langsung ke Jakarta, dikarenakan RSUD Abdul Manap dan RSUD Raden Mattaher tidak memiliki dokter spesialis jantung anak," ujar dr. Ida, Kadis Dinkes Kota Jambi.

Kepada keluarga Junaedi, Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengungkapkan rasa prihatinnya atas kondisi yang dialami oleh Sandi. Seraya mendoakan Sandi, Wali Kota Fasha juga turut menyantuni secara langsung keluarga tersebut untuk bekal perjalanan ke Jakarta Rabu esok (12/4).

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved