Geger, Enam Orang Tersambar Petir Saat Berteduh di Pinggir Lapangan

Enam orang, satu di antaranya meninggal dunia akibat tersambar petir saat sedang berteduh di pinggir lapangan voli

Geger, Enam Orang Tersambar Petir Saat Berteduh di Pinggir Lapangan
Net
Ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM, BANDUNG - Enam orang, satu di antaranya meninggal dunia akibat tersambar petir saat sedang berteduh di pinggir lapangan voli Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (8/4/2017).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Dadi Dzakaria mengatakan, peristiwa itu menimpa warga yang hendak bermain voli berteduh karena hujan di Lapang Voli Ancol, Kampung Chair, Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan.

"Ketika berteduh tersebut podium kena sambar petir dan mengenai korban," katanya.

Ia menyebutkan, korban meninggal dunia akibat sambaran petir yakni Rega (20) warga Kampung Ciliwung, Desa Pasirhuni, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya.

"Korban meninggal dunia dengan luka bakar paha kanan dan punggung kaki kanan," katanya.

Sedangkan korban sambaran petir lainnya yang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Nurhayati yakni Apipudin (21) warga Kampung Bojong Lampegan, Kelurahan Cimuncang, Garut Kota.

Korban lainnya yang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Guntur Garut yakni Barnas (52), Iyan Suryadin (25), M. Taufiq (15), dan Titin (32) warga Desa Lebak Agung, Karangpawitan.

Peristiwa itu membuat geger warga, selanjutnya aparat berwenang melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti serta memintai keterangan warga sekitar.

Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved