Sabtu, 25 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ketua DPRD Blak-blakan, Soroti Semua OPD di Musrenbang Kabupaten

Ketua DPRD Sarolangun, Syaihu bicara blak-blakan pada acara Musrenbang RKPD Kebupaten Sarolangun yang

Penulis: Herupitra | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Ketua DPRD Sarolangun, Syaihu bicara blak-blakan pada acara Musrenbang RKPD Kebupaten Sarolangun yang digelar di Aula Bappeda Sarolangun, Senin (3/4). Dia menyoroti semua kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sarolangun.

Pantauan Tribun, diacara yang dihadiri oleh Pj Bupati, Arief Munandar Anggota DPRD Provinsi Jambi Fahrul Rozi, Forkopimda, tamu udangan dari kabupaten tetangga dan seluruh kepala OPD. Ketua DPRD, Syaihu bicara blak-blakan tentang keadaan pemerintahan Sarolangun.

Dia mengaku, kecewa dengan kinerja OPD yang ada di Kabupaten Sarolangun. Sebab apa yang dibahas di Musrenbang tak sampai ke pembahasan di DPRD.

“Saya heran musrenbang tingkat desa hingga ke tingkat kabupaten. Tapi pas dikirim ke DPRD hasilnya lain, telah diubah,” sebutnya.

Sehingga sebutnya, rencana kerja yang disampaikan ke DPRD untuk dibahas tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tapi duganya, berdasarkan keinginan sekolompok yang hanya mengejar proyek.

“Masyarakat demonya ke dewan bilang kami tidak bekerjalah. Saya berharap kedepannya realisasi pembangunan di Sarolangun disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan hasil yang bagus,” tegasnya.

Dikesempatan itu Syaihu, secara satu persatu menyoroti kinerja OPD. Bahkan saat menyampaikan persoalan, Dia menyebut nama masing kepala Dinas yang disorotinya tersebut.

“Tata kota, anggaran lampu jalan besar. Tapi lampu jalan yang hidup tidak sampai 30 persen,” ucapnya.

“Begitu juga dengan perizinan terpadu, alfamart sudah banyak masih saja dikeluarkan izinnya. Pikirkan nasib pedagang tradisional,” tegasnya.

Beberapa dinas lain juga disorotinya dengan menyampakan kekecewaannya dengan nada yang sama. Pada umumnya, dia meminta agar pembangunan di Sarolangun bisa berjalan dengan baik.

“Itu Satpol PP tolong tegakkan perda, ngurus kerbau juga tidak penah selesai-selesai. Diskoperindakop begitu juga, bangun pasar terus, tapi pasar yang dibangun tidak ditempati,” selorohnya.

Dinas PU juga menjadi sorotannya, terutama hingga saat ini belum ada pekerjaan fisik yang berjalan. Padahal sebutnya, saat ini telah memasuki bulan keempat.

“PU 2017 saya heran sampai hari ini belum ada satupun pekerjaan yang berjalan, soalnya tidak mau tandatangan. Kalau pekerjaan sudah berjalan ekonomi masyarakat juga berkajalan,” ungkapnya.

Masih pantauan Tribun, para kepala OPD yang disebutnya hanya diam mendengarkan apa yang disampaikan ketua DPRD. Namun para undangan yang hadir dikesempatan itu juga dibuat ketawa dari ucapan ketua DPRD Sarolangun tersebut.

Sementara itu Pj Bupati, Arief Munandar dikesempatan itu menyampaikan, bahwa Musrenbang Kabupaten yang dilakukan ini merupakan lanjutan dari Musrenbang ke desa dan kecamatan. Dimana dengan adanya musrenbang program pembangunan bisa terarah.

“Sektor utama yang akan dilakukan adalah infrastruktur, peningatan perekonomian masyarakat dan pertanian,” ucapnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved