Perampokan di Bungo
Kasat Reskrim: Diduga Korban Sudah Dibuntuti
Perampokan terjadi di siang bolong di Kota Muara Bungo, Rabu (22/3). Korbannya bernama Tedy, di kecamatan Pasar Muaro Bungo
Penulis: muhlisin | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – “Korban kan baru saja mengambil uang di salah satu bank di Muara Bungo ini. Sebanyak Rp 200 juta. Jadi kuat dugaan memang korban sudah dibuntuti pelaku sejak dari bank,” ujar Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Afrito Marbaro Macan, Rabu (22/3).
Afrito membenarkan telah menerima laporan mengenai kejadian penodongan. Ia mengatakan korban bernama Tedy. Seorang pengusaha yang ditodong di depan rumahnya, Rabu pagi.
“Dalam laporannya ke kami, korban mengatakan ditodong oleh empat orang. Ada yang nodong pakai senjata api. Ciri pelaku sudah kita kantongi. Sekarang sedang kita kejar,” uar Afrito lagi.
Perampokan terjadi di siang bolong di Kota Muara Bungo, Rabu (22/3). Korbannya bernama Tedy, warga RT 16 RW 06 Kelurahan Batang Bungo, Kecamatan Pasar Muara Bungo.
Informasi yang dihimpun dari saksi di sekitar TKP, saat itu Tedy baru saja dari bank BCA Cabang Muara Bungo. Pengusahan keturunan Tionghoa ini baru menarik uang tunai Rp 200 juta.
Lalu Tedy kembali ke kediamannya, di lorong sekitar Hotel Semagi. Tanpa disadari, ia sudah dibuntuti oleh pelaku yang mengincar uangnya. Begitu turun dari mobil, empat orang pelaku dating dan menodongkan senjaa api (senpi).
“Pelakunya empat orang. Langsung nodongkan senjata ke Pak Tedy. Kejadiannya sekitar jam 10.00 WIB tadi. Satu yang pakai senjata api,” ujar Sukrianto, saksi di sekitar TKP.
Di bawah todongan senjata, Tedy tak berkutik. Uang tunai sebesar Rp 200 juta langsung berpindah ke tangan pelaku yang kemudian langsung kabur melarikan diri. “Setelah itu langsung kabur. Pakai sepeda motor,” ujar saksi lainnya. (Lis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/perampokan-di-bungo_20170322_135923.jpg)