Musibah Banjir

Ruas Jalan di Batanghari Terendam

Sejumlah ruas jalan sudah tidak dapat dilalui, akibat tingginya air yang sudah sampai di jalan. Tidak hanya kendaraan roda dua,

Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI/SUCI RAHAYU
Banjir yang menggenangi wilayah Kabupaten Batanghari, Selasa (7/3). Hingga Selasa sore tercatat 55 desa terendam banjir, warga sangat membutuhkan bantuan air bersih 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sejumlah ruas jalan sudah tidak dapat dilalui, akibat tingginya air yang sudah sampai di jalan. Tidak hanya kendaraan roda dua, kendaraan roda empat pun sudah tidak bisa melewati jalan.

Di Kecamatan Muara Bulian, jalan Pramuka sudah tidak dapat dilalui. Ketinggian air di ruas jalan ini lebih dari 50 cm. Pengendara yang tidak mengetahui jika jalan ini tetendam, terpaksa memutar arah kendaraan.

"Tidak tahu kalau air sudah sampai di sini, terpaksa memutar lagi," kata Saputra, seorang pengendara jalan.

Dari data di BPBD Batanghari, ruas jalan yang terendam sudah lebih dari 12 Km. "Tidak hanya jalan desa, tapi juga jalan lingkungan sudah terendam. Bahkan jalan yang terendam ini sudah tidak bisa dilalui lagi," kata Kasi Tanggap Darurat BPBD, Samral Lubis.

Senada juga dikatakan Camat Bathin XXIV, Erwin. Akses keluar dari rumah warga sudah tidak dapat digunakan lagi. "Untuk keluar rumah, warga harus menggunakan perahu. Rerata rumah di wilayah kami merupakan rumah panggung, tapi saat ini air sudah sampai ke dalam rumah dan warga mengungsi ke jalan yang lokasinya lebih tinggi," katanya.

Banjir yang terjadi di Batanghari sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir, pemukiman warga, perkebunan, pertanian padi maupun sayur, ternak serta kolam warga terdampak banjir.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved