Duh, Hanya Satu SMP di Batanghari yang Mandiri Gelar UNBK
Dari jumlah sekolah yang menggelar UNBK, hanya satu sekolah yang sudah mandiri, artinya menyelenggarakan ujian di sekolah sendiri
Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: bandot
TRIBUNJAMBI.COM - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP tahun ini, disamakan dengan UN tingkat SMA sederajat. Yakni diwajibkan untuk melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).
Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PdK), sudah melakukan pemetaan dan rapat koordinasi dengan Kepala Sekolah se-Batanghari.
Hasilnya, dari 54 sekolah yang terdiri dari 35 SMP negeri, 10 SMP Satap dan 9 SMP swasta belum semua bisa menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
"Belum semua sekolah bisa menggelar UNBK, sebagian masih menggunakan Ujian Nasional Berbasis Kertas (UNKP)," kata Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas), Deni Eko Purwanto.
Sekolah yang akan menggelar UNBK sebanyak20 SMP dan satu MTS. "21 sekolah, terdiri dari 20 SMP dan 1 MTS yang akan menggelar UNBK. Sementara untuk sistem UNKP sebanyak 17 SMP dan 13 MTS yang akan menyelenggarakannya," bebernya.
Dari jumlah sekolah yang menggelar UNBK, hanya satu sekolah yang sudah mandiri, artinya menyelenggarakan ujian di sekolah sendiri sementara sisanya masih menginduk ke SMA/K.
"Yang mandiri hanya SMPN2 Bajubang, sisanya masih menginduk ke SMA/K sementara untuk MTS juga sudah mandiri," ujarnya.
Sementara terkait jumlah peserta, UN tingkat SMP akan diikuti siswa sebanyak 4.450 orang. "Yang sudah Masuk dalam Daftar Peserta sebanyak 4.450 siswa,. terdiri dari 2.615 siswa yang mengikuti UNKP dan 1.835 siswa," imbuhnya.
Mudah-mudahan, lanjut Deni tahun depan semua sekolah bisa menyelenggarakan UNBK dan bisa mandiri semua. "Kendala kita hanya jaringan internet, server dan unit komputer. Standarnya satu kelas diisi 20 siswa. Tahun ini ada pengadaan unit komputer dari DAK, jadi tahun depan bisa menggelar UNBK mandiri semua," tutupnya.