Dituding Terima Suap Pembahasan e-KTP, Ahok: "Mana Ada, Sembarangan"

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah dirinya menerima uang suap pembahasan kartu tanda penduduk elektronik

Dituding Terima Suap Pembahasan e-KTP, Ahok:
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA – Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah dirinya menerima uang suap pembahasan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP saat duduk menjadi anggota DPR RI.

"Mana ada, sembarangan!" kata Ahok dengan nada tegas saat ditemui di kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2017).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengakui memang sempat melakukan pembahasan program e-KTP.

Namun, dirinya memastikan tidak ikut bagian dalam bagi-bagi duit yang saat ini tengah di dalami oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Gue ikut bahas. Mana mungkin gue ikut-ikutan," kata Ahok.

Kasus e-KTP akan disidangkan Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis pekan ini.

Dua terdakwa pada perkara ini adalah eks Dirjen Dukcapil Irman serta pejabat pembuat komitmen proyek pengadaan e-KTP, Sugiharto.

Sejumlah mantan anggota Komisi II dan pejabat pemerintahan yang pernah diperiksa KPK dalam kasus ini, antara lain eks Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Olly Dondokambey, Melchias Markus Mekeng, Teguh Juwarno, Mirwan Amir, Chairuman, Arief Wibowo, Anas Urbaningrum, dan Ganjar Pranowo.

Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved